Dukung Kemajuan Pendidikan Vokasi di Nganjuk, Kang Marhaen Serahkan Aset Pemkab ke Politeknik Jember

Lahan seluas 1,5 hektar digunakan untuk kegiatan praktikum mahasiswa Kampus 3 Polije

Nganjuk, PING- Plt. Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi menyerahkan aset milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk secara seremonial kepada Direktur Politeknik Negeri Jember, Saiful Anwar, di Pendopo KRT. Soesrokoesoemo, Rabu (15/3/2023).

Turut hadir dalam acara tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Nganjuk, Inspektur Daerah Kabupaten Nganjuk, Asisten dilingkungan Pemkab Nganjuk, Kepala OPD terkait, Camat Nganjuk, Kepala Kelurahan Ringinanom, Kepala Kelurahan Kauman, dan seluruh mahasiswa Politeknik Negeri Jember.

Plt Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi dalam sambutannya menyampaikan rasa syukurnya atas jalinan kerjasama dengan Politeknik Negeri Jember yang terus terjaga hingga 11 tahun ini.

Baca Juga : Terima 838 Mahasiswa KKN Tematik Unesa, Ini Pesan Pemkab Nganjuk

“Alhamdulillah hari ini genap 11 tahun Pemda Nganjuk kerjasama dengan Politeknik Negeri Jember. Selama 11 tahun itu prodinya mulai dari D2, sekarang D3 dan D4,” ucapnya.

Kedepan Kang Marhaen akan mengusulkan ke Kemenristek (Kementerian Pendidikan Kebudayaan dan Riset dan Teknologi) 5 tambahan lagi untuk prodinya. “Kami usulkan lewat pak Direktur Politeknik Jember untuk ditambahkan di Nganjuk. Kita berharap agar tahun ajaran depan 7 prodi itu sudah dimulai di Kabupaten Nganjuk,” usul Kang Marhaen. 

Lebih lanjut, Kang Marhaen mengatakan bahwa di era saat ini pendidikan vokasi banyak dibutuhkan dalam dunia pendidikan. Dan kini pendidikan vokasi telah ada di Nganjuk. Sehingga Kang Marhaen mengajak masyarakat Nganjuk untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi di Polije yang tak kalah bagus dari kampus-kampus lain di luar sana.

“Untuk masyarakat Nganjuk monggo kuliah di negeri, vokasi sudah berada di Nganjuk. Politeknik Negeri Jember, saat ini ada jurusan teknik informatika dan manajemen agribisnis. Kita juga mengusulkan tahun depan ada tambahan yaitu rekam medis, kemudian gizi, pakan ternak, otomotif, dan benih tanaman,” ajak Kang Marhaen.

Dirinya berharap tahun depan penambahan prodi tersebut sudah dimulai, sehingga Nganjuk punya kampus negeri sendiri. “Ini adalah untuk memberikan peluang untuk anak-anak Nganjuk biar kuliahnya tetap di Nganjuk,” tutupnya.

Baca Juga : Kang Marhaen Hadiri Pelantikan Pengurus PKL PMII Masa Khidmat 2022-2023

Sementara itu, Direktur Politeknik Negeri Jember, Saiful Anwar mengatakan, penyerahan aset ini sebetulnya adalah pemindahan aset milik negara dari kewenangan Pemkab Nganjuk kepada Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi yang kemudian hak pengelolaannya diserahkan kepada Politeknik Negeri Jember dalam hal ini digunakan untuk kegiatan praktikum Polije.

“Ini merupakan momentum yang paling kami tunggu-tunggu, karena hari ini ada proses seremonial serah terima aset berupa lahan dengan luas kurang lebih 1,5 hektar,” kata Saiful.

Lebih lanjut, Saiful mengucapkan terima kasih kepada Kang Marhaen atas atensi dan perhatiannya sebagai bentuk komitmen Pemkab Nganjuk dalam memfasilitasi mahasiswa Kampus 3 Politeknik Negeri Jember PSDKU Kabupaten Nganjuk. “Sehingga nanti kami lebih bisa memberikan fasilitas kepada seluruh mahasiswa di Kampus Tiga Nganjuk,” terang Saiful.

Saiful mengatakan dalam hal ini akan dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk kepentingan kegiatan praktikum polije. Perguruan vokasi seperti polije lebih mengedepankan pada praktik peningkatan skil kompetensi. 

Baca Juga : Penerimaan Peserta Didik Baru Tahun Pelajaran 2023/2024 Akan Dibuka, Catat Jadwal nya!

“1,5 hektar lahan akan kita manfaatkan semaksimal mungkin untuk eksisting sekarang, untuk kebutuhan kepentingan praktikum. Bahwasanya perguruan tinggi vokasi seperti Politeknik Jember lebih mengedepankan pada praktek penerapan skill kompetensi sehingga kemudian prakteknya tidak mungkin praktek simulasi dalam ruang yang sangat kecil dengan lahan cukup kecil,” ujarnya.

Menurutnya ini sangat penting dalam menghadapi tantangan dan daya saing kedepan seiring dengan tingkat kompetisi masa kerja yang cukup tinggi, maka kompetensi skill itu menjadi hal yang sangat prinsip. “Maka dari itu, Polije sebagai perguruan tinggi vokasi siap untuk menjawab tantangan itu”, pungkasnya.

(Kur/Yos/Cs/Rl) 

0 Komentar