Tag : #Ngetos

Tekan Peredaran Rokok Ilegal, Ini Upaya Pemkab Nganjuk

Lakukan Operasi Bersama Petugas Gabungan Selama Empat Hari

NGANJUK, PING - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk berupaya menekan peredaran rokok tanpa cukai atau rokok ilegal di Kota Bayu. Caranya dengan melakukan operasi inspeksi mendadak (sidak) selama empat hari. Sejumlah petugas gabungan dilibatkan dalam operasi sidak tersebut. Terdiri atas petugas dari Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Ekbang) .

Kang Marhaen Serahkan Bantuan bagi Korban Longsor Selopuro

Upayakan Relokasi Agar Segera Terealisasi

NGANJUK, PING-Plt Bupati Nganjuk DR. Drs. H. Marhaen Djumadi, SE, SH, MM, MBA menyerahkan bantuan bagi para korban tanah longsor Dusun Selopuro, Desa/Kecamatan Ngetos, Selasa (29/06/2021). Bantuan diserahkan bagi 55 kepala keluarga (KK) terdampak bencana tanah longsor yang terjadi bulan Februari lalu. Pada kesempatan itu, Kang Marhaen menyerahkan .

judul

Ingatkan akan Risiko Terjadinya Bencana di Sekitar Zona Merah

NGANJUK, PING-Dalam melaksanakan fungsi pengawasan khususnya program maupun kegiatan sosial serta penanganan bencana di Jatim, Komisi E DPRD Jatim berksempatan melaksanakan kunjungan kerja di Kecamatan Ngetos, pada Kamis (25/03/2021). Kunjungan itu dipimpin oleh Ketua Komisi E DPRD Jatim, Hj. Wara S. Renny Pramana, SE dengan diikuti sejumlah anggot.

BPBD Pasang Alat EWS di Berbagai Lokasi Rawan Longsor

Upaya Antisipasi Sekaligus Peringatan Dini bagi Warga untuk Evakuasi

NGANJUK, PING-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nganjuk memasang alat bernama Early warning System (EWS) di beberapa lokasi yang rawan terjadi musibah tanah longsor. Upaya tersebut sebagai langkah antisipasi sekaligus peringatan dini bagi warga untuk secepat mungkin dapat melakukan evakuasi ke tempat yang lebih aman, dan tidak me.

Seluruh Korban Bencana Tanah Longsor Telah Ditemukan, Bupati Tutup Tahap Evakuasi

Siapkan untuk relokasi rumah, dan hunian sementara untuk pengungsi

Jum’at (19/02/2021) pagi, jenazah terakhir merupakan korban ke-19 yang meninggal dunia pada bencana tanah longsor di Dsn. Selopuro, Ngetos berhasil ditemukan oleh Tim SAR gabungan dari Basarnas, TNI, Polri, Tagana dan relawan. Selama 5 hari proses evakuasi, tim berhasil mengevakuasi 21 korban tertimbun longsoran tanah dengan 2 orang selamat d.