Yuni Marhaen: Kita Terus Dorong Gentasibu, Gerdaristi, dan Genting Optimal

Dinkes Lakukan Evaluasi Tiga Program Unggulan di Bidang Kesehatan

NGANJUK, PING-Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Nganjuk melakukan evaluasi Gerakan Pengentasan Gizi Buruk (Gentasibu), Gerakan Pendampingan Ibu Hamil dan Bayi Risiko Tinggi (Gerdaristi), serta Gerakan Pengentasan Stunting (Genting), Rabu (01/12/2021). Ketiganya merupakan program unggulan Dinkes Kabupaten Nganjuk yang selama ini telah diakui keberhasilannya.

Evaluasi dilaksanakan di Gedung Wanita. Hadir dan memberi laporan, Wakil Ketua I TP PKK Kabupaten Nganjuk, Yuni Marhaen. Istri Plt. Bupati Nganjuk Dr. Drs. H. Marhaen Djumadi, SE, SH, MM, MBA itu menjelaskan, ketiga program tersebut adalah strategi yang tepat. Sebab sudah terbukti efektivitasnya.

Ketiganya diakui merupakan solusi. Baik untuk ibu hamil risiko tinggi, bayi, maupun pencegahan stunting. Oleh karena itu, kata Yuni Marhaen, diperlukan pelayanan kesehatan yang berkualitas.

"Saya selaku Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Nganjuk akan selalu berkomitmen untuk membantu pemerintah daerah dalam menanggulangi masalah gizi buruk, menurunkan angka kematian ibu dan bayi, maupun mencegah stunting. Ketiganya kami dorong agar tetap optimal," jelas wanita berhijab tersebut.

Menurut Yuni Marhaen, diperlukan pula pemberian makanan tambahan bagi balita agar terhindar gizi buruk dan stunting. Untuk itu, perlu diadakan evaluasi berkala. Agar tujuan program tersebut tepat sasaran.

"Kami akan mendukung berbagai kebijakan yang menunjang ketiga program tersebut. Misalnya mendorong pemerintah desa mengalokasikan dana desa untuk mengimbangi gizi buruk dan hamil di wilayahnya. Serta mendukung Dinkes dan rumah sakit milik Pemkab Nganjuk untuk mempermudah akses masyarakat dalam menjangkau puskesmas," tambahnya.

Sebagai informasi, kegiatan tersebut dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Nganjuk Drs. Mokhamad Yasin, M.Si. Sekda Yasin datang mewakili Plt. Bupati Kang Marhaen. Kegiatan tersebut juga mengundang para pimpinan perangkat daerah terkait, camat, kepala puskesmas, maupun perwakilan kader dari seluruh Kabupaten Nganjuk. (Aeh/Cs)

0 Komentar