Wakil Bupati Nganjuk Buka Turnamen Catur PWI Cup II

Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Nganjuk menggelar turnamen catur tingkat SMP dan sederajat, Sabtu 2 November 2019 di Pendopo Pemkab Nganjuk.

Lebih dari 100 peserta ikut ambil bagian dalam turnamen bertajuk PWI Cup II tahun 2019 tersebut. Mereka terdiri dari atlit pelajar putra dan putri, dari 50 SMP se-Kabupaten Nganjuk.

Wakil Bupati Nganjuk Dr. Drs. H. Marhaen Djumadi, S.E, S.H, M.H, MBA., yang hadir langsung membuka pelaksanaan turnamen, sangat mengapresiasi PWI Nganjuk yang telah menggelar kegiatan positif ini.

Dalam sambutannya, Kang Marhaen, sapaan akrab Wakil Bupati Nganjuk, menilai turnamen catur tingkat SMP se-Kabupaten Nganjuk ini bisa memunculkan pecatur-pecatur handal dari kalangan pelajar. Sekaligus, mengurangi kesempatan remaja untuk berkegiatan yang tidak produktif.

“ Permainan catur ini merupakan permainan otak yang membutuhkan kecerdasan yang tinggi, sehingga dapat dilihat anak – anak yang senang main catur anaknya pasti pintar dan cerdas, “ tambahnya.


Turnamen catur PWI Cup II merupakan agenda tahunan PWI Nganjuk. Tahun ini adalah gelaran kedua, yang secara khusus melibatkan adik-adik pelajar tingkat SMP.

Ketua PWI Nganjuk Andik Sukaca mengatakan, kesuksesan turnamen ini berkat kerjasama solid PWI Nganjuk dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Nganjuk, Percasi Nganjuk, dan seluruh SMP yang di Kabupaten Nganjuk.

“ Lomba catur ini bertujuan untuk mendorong generasi muda, terutama pelajar, untuk mencintai catur dan belajar strategi melalui permainan catur. Antara lain cara menyerang, mengatur strategi, memprediksi langkah lawan, dan berani berspekulasi yang diperhitungkan, “ jelas Andik Sukaca.

Namun dalam catur ada kejujuran dan fairplay, untuk bisa memenangkan permainan tetap harus mengikuti peraturan yang ada.

Ketua Panitia Turnamen Catur PWI Cup II, Achmad Syarwani menambahkan, sistem Turnamen Catur ini menggunakan Swiss Perfect. Untuk kelompok putri dengan jumlah peserta 32 menggunakan 5 babak. Sedangkan peserta putra berjumlah 64 kita menggunakan 6 babak.

Sementara itu, Priyatmoko selaku juri turnamen catur berharap, kegiatan ini bisa mendorong atlit pelajar untuk terus berprestasi di tingkat provinsi bahkan nasional. (Hs-Ys/Diskominfo, foto : humaskabnganjuk)

0 Komentar