Wabup Tinjau Tenda Darurat Pasien Covid-19, Satgas Operasi Yustisi Prokes

Satgas beri sanksi warga pelanggar protokol kesehatan

"Saya harap masyarakat disiplin 3M. Saat ini tidak ada tempat (di RSUD Nganjuk untuk isolasi pasien Covid-19 gejala sedang atau berat-Red). Kalau anda sakit, adanya (ruang isolasi-Red) di tenda darurat". Terang Kang Marhaen, Wakil Bupati Nganjuk kepada PING, usai meninjau tenda darurat pasien Covid-19 di RSUD Nganjuk, Sabtu siang (26/12/2020).

Berdasarkan pengamatan Kang Marhaen, tenda darurat yang berada di depan gedung IGD, terisi 14 pasien. Tenda darurat dipasang pihak RSUD bekerja sama dengan BPBD dan Dinas Sosial PPPA, Jum'at sore (25/12/2020).

Data perkembangan Covid-19 Kabupaten Nganjuk periode 20 sampai 26 Desember, dari riwayat dan gejala sebagian Konfirmasi yang disebabkan Kontak Erat dan Konfirmasi Tanpa Gejala. 

Atas kondisi ini, menurut Wabup Kang Marhaen, masyarakat perlu disiplin 3M, termasuk menghindari kerumunan. 

"Satgas Covid-19 akan menjalankan operasi yustisi penegakan protokol kesehatan", tegas Kang Marhaen. 

(Bandel. Satgas Covid-19 Nganjuk menindak pelanggar prokes dalam operasi yustisi Sabtu 26/12)

Sementara itu, Sabtu malam (26/12/2020) tim Satgas Covid-19 dari Bidang Penegakan Hukum dan Disiplin, melakukan operasi yustisi penegakan protokol kesehatan (prokes). 

Sebanyak 64 personil terdiri Satpol PP, Polres Nganjuk, Kodim 08/10 Nganjuk, BPBD, dan Dinkes, dipimpin Kasatpol PP dan Kabag Ops Polres, menyasar tempat-tempat fasilitas umum, kafe, warung dan swalayan, termasuk di jalan A. Yani

Satgas mendapati beberapa orang yang masih belum menaati protokol kesehatan yaitu tidak mengenakan masker dan sosial distancing. Mereka yang melanggar diberi sanksi teguran dan sansksi sosial.

Baca juga:

0 Komentar