Wabup Serahkan Santunan Kematian Bpjs Ketenagakerjaan Kepada Ahli Waris Pegawai Non ASN

Bentuk Kepedulian Pemkab Nganjuk bagi Karyawan dengan Jaminan Perlindungan Kerja

NGANJUK, PING-Pemkab Nganjuk bersama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagekerjaan menyerahkan santunan jamian kematian (JKm) bagi tiga orang ahli waris. Ketiga peserta tersebut merupakan para pegawai non ASN di lingkup Pemkab Nganjuk, Rabu (21/04/2021).

Secara simbolis, Wakil Bupati Nganjuk DR. Drs. H. Marhaen Djumadi, SE, SH, MM, MBA yang menyerahkan jaminan kematian itu kepada para ahli waris selaku penerima di ruang kerjanya. Wabup didampingi Dandim 0810/Nganjuk Letkol Inf Gregorius Luky Ariesta, Kepala BPJS Ketenagerkjaan Cabang Kediri Agus Suprihadi, dan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pembantu Nganjuk Bisri Yus.

Ketiga penerima JKm tersebut antara lain adalah ahli waris atas nama Deni Pamungkas, pegawan non ASN Disperindag Kabupaten Nganjuk. Kemudian, ahli waris atas nama Wulan Primantini, pegawai non ASN Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah Kabupaten Nganjuk. Serta, ahli waris atas nama Ponidi, pegawai non ASN Dinas Pendidikan Kabupaten Nganjuk. “Masing-masing menerima manfaat jaminan kematian sebesar Rp 42 juta,” kata Kang Marhaen.

Kang Marhaen mengatakan, penyerahan jaminan kematian tersebut merupakan bentuk kepedulian Pemkab Nganjuk, terutama pegawai non ASN. Untuk itu, Pemkab Nganjuk memberi para tenaga kontrak itu jaminan perlindungan kerja, melalui BPJS Ketenagakerjaan. 

“Meskipun meninggal bukan akibat kecelakaan kerja, namun ahli waris tetap berhak menerima manfaat jaminan perlindungan,. Semoga santuna yang diterima bisa bermanfaat, dan bisa digunakan sebaik-baiknya. Serta keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan keikhlasan,” lanjutnya sambil menyebut kegiatan tersebut merupakan apresiasi dan upaya meringankan beban para pegawai non ASN Pemkab Nganjuk. (hs,ys)

0 Komentar