Tingkatkan Sinergitas Anggota TPPS, Turunkan Angka Stunting di Kabupaten Nganjuk

Wakil Ketua TPPS Kabupaten Nganjuk: Terus pertahankan penurunan angka stunting di Kabupaten Nganjuk

Nganjuk, PING – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) menyelenggarakan rapat koordinasi (rakor) penyusunan laporan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Nganjuk, Selasa (29/11/2022) di Ruang Rapat Candi Lor. 

Kegiatan dilaksanakan untuk menginformasikan laporan penyelenggaraan percepatan penurunan stunting di Kabupaten Nganjuk semester I dan semester II tahun 2022. 

Wakil Ketua TPPS Kabupaten Nganjuk Fadjar Judiono saat membuka acara Rakor TPPS Kabupaten Nganjuk.

Hadir membuka acara Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Fadjar Judiono selaku Wakil Ketua TPPS Kabupaten Nganjuk didampingi Kepala Dinas PPKB Widyasti Sidhartini, beserta perwakilan Kepala OPD) terkait, Satgas Stunting Kabupaten Nganjuk dan Satgas Stunting Provinsi Jawa Timur. 

Dalam sambutannya, Fadjar Judiono menyampaikan pentingnya komunikasi, koordinasi dan kolaborasi lintas sektor dalam menyusun sebuah laporan kegiatan. Suatu kegiatan dapat dinilai baik atau buruk, pertama kali dapat dilihat dari laporannya. 

“Stunting merupakan bagian dari masalah yang ada di masyarakat dan terekam secara nasional maupun regional. Setiap tahun, penilaian angka stunting di Kabupaten Nganjuk sudah terjadi penurunan secara signifikan. Butuh konsistensi untuk mempertahankan penurunan angka stunting ini,” tuturnya. 

Prosentase penurunan angka stunting di Kabupaten Nganjuk tahun 2018 - 2022.

Fadjar Judiono juga menyebut penurunan angka stunting merupakan bagian dari peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Nganjuk. “Untuk itu mari kita bersama-sama berkolaborasi menyelesaikan masalah stunting di Kabupaten Nganjuk,” ajak Fadjar Judiono sembari meminta seluruh TPPS Kabupaten Nganjuk menyusun laporan dengan sebaik-baiknya. 

Sementara itu, dalam laporannya Kepala DPPKB Kabupaten Nganjuk Widyasti Sidhartini menyampaikan tujuan dilaksanakannya kegiatan rakor tersebut yakni meningkatkan sinergitas seluruh anggota TPPS Kabupaten Nganjuk dalam menyusun laporan TPPS Kabupaten Nganjuk semester I dan semester II tahun 2022. 

“Juga program TPPS Kabupaten Nganjuk teridentifikasi, terlaporkan dan sebagai bahan evaluasi perbaikan program TPPS di tahun berikutnya,” bebernya sembari menyebut hasil yang diharapkan atas capaian indikator percepatan penurunan stunting sesuai Peraturan Presiden 72/2021, Peraturan Kepala BKKBN 12/2021 dan Peraturan Gubernur Jawa Timur 68/2021 juga data kegiatan dan anggaran TPPS pada masing-masing anggota terlaporkan dan teridentifikasi. 

Kepala DPPKB Kabupaten Nganjuk Widyasti Sidhartini bersama Wakil Ketua TPPS Kabupaten Nganjuk Fadjar Judiono.

Selanjutnya Widyasti Sidhartini menyebutkan sesuai Peraturan Presiden 72/2021 terdapat 8 aksi konvergensi yang terlaksana dalam melakukan percepatan penurunan angka stunting. “Yakni analisis situasi, rencana kegiatan, rembuk stunting, Peraturan Bupati tentang peran desa, pembinaan KPM, sistem manajemen data, pengukuran dan publikasi stunting, serta review kinerja tahunan,” tambahnya. 

BACA JUGA: 

Percepat Penurunan Angka Stunting, Dinas PPKB Nganjuk Gelar Diseminasi Audit Kasus 

Cegah Stunting dan Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi, Pemdes Wengkal Berdayakan Program KIH 

0 Komentar