Tingkatkan Imun Tubuh Melawan Covid-19, Arumi Gencarkan Konsumsi Ikan di Kec. Tanjunganom

Ditengah-tengah Pandemi Covid-19 saat ini, memenuhi gizi seimbang sangat diperlukan tubuh termasuk protein dalam ikan

Gerakan ini merupakan langkah untuk meningkatkan dan terbiasa konsumsi makan ikan yang terus dilakukan dalam rangka menanggulangi dampak Covid-19 di daerah rawan pangan dan stunting (gizi buruk)

Ketua Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) Jawa Timur, Arumi Bachsin Emil Dardak kembali melanjutkan safarinya mengkampanyekan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan ( Gemarikan).

Kedatangan Arumi Bachsin Emil Dardak di di Balai Desa Kedungrejo, Kec. Tanjunganom di sambut langsung oleh Bupati Nganjuk H. Novi Rahman Hidayat, S. Sos. MM dan Ketua Forikan Kab. Nganjuk Ibu Yuni Sophia Rahma Hidhayat. Senin, 9 November 2020.

Ketua Forikan Nganjuk, Yuni Sophia dalam sambutannya menyampaikan bahwa memakan ikan dapat meningkatkan gizi karena ikan mengandung vitamin yang memiliki banyak manfaat mulai dari membangun dan mengganti sel-sel tubuh yang rusak, bagus juga buat kulit dan mata, serta omega 3 yang selain untuk mencerdaskan otak  juga mengurangi resiko kardiovaskular, maka dari itu saya berharap warga Nganjuk jadi gemar makan ikan, agar angka stunting di Nganjuk juga dapat berkurang, karena pada tahun 2019 angka stunting mencapai 11, 7 % ," terangnya

Bupati Nganjuk juga menyampaikan bahwa salah satu program di Tri Cita Bhakti adalah Pembangunan Sumber Daya Manusia. "Kalau asupan gizi bagus, maka sumber daya manusia unggul dan berkualitas dapat dicapai," Tegas Mas Novi

Selanjutnya, dikesempatan yang sama Ibu Arumi Bachsin dalam sambutannya mengatakan bahwa “tubuh kita ini sangat membutuhkan nilai gizi yang tinggi untuk meningkatkan imun tubuh melawan covid-19, cara mudah ya dengan memakan ikan “Ujarnya

Indonesia merupakan Negara maritim yang memiliki wilayah laut cukup luas. Namun kenyataannya laut yang cukup melimpah berupa ikan ternyata kurang banyak di konsumsi masyarakat. Akibatnya hasil tangkapan ikan di laut Indonesia oleh nelayan banyak di jual ke luar negeri

“Orang Indonesia karena kurang makan ikan, sehingga pemenuhan gizi tubuhnya kurang yang berdampak pada kualitas SDM kurang maksimal” tambah Arumi

ikan tidak harus mahal, namun banyak jenis ikan dengan harga terjangkau tapi nilai gizinya tinggi.

Beliau juga menganjurkan memakan ikan sesuai dengan daya beli masyarakat. Karena hal ini berbeda bila mengkonsumsi daging meskipun bergizi tetapi memiliki kandungan lemak cukup tinggi sehingga justru membahayakan kesehatan

Dalam acara tersebut juga diserahkan secara simbolis produk olahan ikan kepada masyarakat yang hadir. Masing-masing terdiri dari ikan segar sebanyak 2 Kg, produk olahan kering berupa krupuk ikan, krupuk udang, stik ikan, abon ikan, minuman rumput laut, otak-otak bandeng, masker berlogo Gemar Ikan, dan media edukasi berupa brosur tentang manfaat ikan.

Hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jatim, Moh. Gunawan Saleh, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Nganjuk, Wakil TP PKK Nganjuk Ibu Marhaen Djumadi, Ibu Sekda, Camat dan Forkopimcam Tanjunganom, serta Kades Kedungrejo.

(foto:humaskab nganjuk)

0 Komentar