Tingkatkan Ekonomi Masyarakat, Disnaker Berikan Pelatihan Memasak Bagi Warga Terdampak Semantok

Ciptakan Wirausahawan Baru Menyongsong Destinasi Wisata Bendungan Terpanjang se-Asia

NGANJUK, PING- Pemerintah Kabupaten Nganjuk melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) tidak hentinya menggelar kegiatan pelatihan bagi masyarakat. Usai sukses menggelar pelatihan menjahit.

Kali ini instansi di bawah komando Supiyanto, menggelar pelatihan bagi para warga terdampak Bendungan Semantok di Desa Sambikerep, Kecamatan Rejoso, Kamis (21/07/2022).

Sedikitnya, ada 20 peserta program pembinaan dan pelatihan keterampilan bagi masyarakat yang bersumber dari anggaran Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun 2022 tersebut.
Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Nganjuk, Supiyanto mengatakan, pelatihan memasak yang diikuti (20) dua puluh peserta dari warga terdampak ini, bertujuan untuk menciptakan wirausaha baru yang intens, berdaya saing dan mandiri.


Menurutnya, hal ini dilakukannya untuk menyongsong Desa Sambikerep Kecamatan Rejoso yang akan menjadi destinasi wisata baru di Kabupaten Nganjuk, yakni karena adanya pembangunan Bendungan Semantok.

“ Kita berikan pelatihan ini sebagai bekal masyarakat Sambikerep untuk mengembangkan diri dalam meningkatkan perekonomian mereka. Mengingat Bendungan terpanjang se-Asia ini bakal menjadi destinasi wisata baru di Nganjuk, “ Ujar Supiyanto.

Dalam hal ini juga selaras dengan visi misi Plt Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, yakni meningkatkan dan mewudjudkan kemandirian ekonomi untuk masyarakat Kabupaten Nganjuk.
Dijelaskan, Supiyanto bahwa dalam pelatihan tersebut warga tidak hanya diajarkan cara memasak saja, tetapi juga diajarkan proses dari masalah permodalan terkait pembelian bahan serta mempelajari mengenai cara penjualannya.

"Pelatihan ini bukan cuma kita ajarkan saja, tapi kita buat sampai tahap penjualan semua kita bantu semaksimal mungkin," ujarnya.

Bukan hanya sampai berhenti disini, Supiyanto memastikan diakhir sesi pelatihan ini peserta pelatihan akan dikumpulkan lagi untuk diberikan materi tambahan didalamnya termasuk pemasaran secara online dan branding.


Supiyanto berharap dengan adanya pelatihan tersebut, dapat membuat warga yang mengikuti kegiatan itu dapat meningkatkan ekonomi masyarakat serta keluarganya. ”Sehingga outputnya nanti, mereka benar-benar menjadi wirausahawan handal yang sukses dan berdaya saing. Sehingga perekonomian masyarakat Kabupaten Nganjuk khususnya warga terdampak menjadi meningkat dan berdaya saing di era industri milenial menjemput kemandirian dan merangsang pertumbuan ekonomi baru. ” harapannya.

Sebagai informasi, hadir dalam acara tersebut Komisi IV DPRD Kabupaten Nganjuk Siti Juwariyah, Pejabat Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Nganjuk, Camat Rejoso Johansyah Setyawan, Kepala Desa Setempat dan peserta pelatihan. (Hs/Ys)

 

Baca Juga:

Disnaker Nganjuk Sampaikan Pentingnya Verifikasi dan Rekapitulasi Serikat Pekerja

Entaskan Pengangguran dan Kemiskinan, Disnaker Selenggarakan Pelatihan Berbasis Masyarakat

0 Komentar