Tim Reaksi Cepat BPBD Kabupaten Nganjuk Sigap Atasi Pohon Tumbang

Hujan lebat disertai angin kencang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Nganjuk pada Kamis (17/11/2022)

Nganjuk, PING – Hujan deras disertai angin kencang melanda di beberapa wilayah Kecamatan di Kabupaten Nganjuk pada Kamis (17/11/2022). Akibatnya ada sejumlah pohon besar yang terletak di pinggir jalan raya tumbang, bahkan menutup jalan dan mengakibatkan kemacetan.

“Dilaporkan ada delapan pohon besar yang tumbang, setelah hujan angin kemarin siang pukul 14.00 WIB. Beberapa kecamatan yang mengalami pohon tumbang yakni Nganjuk, Pace, Loceret, Rejoso, Baron, dan Tanjunganom,” terang Abdul Wakid, Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nganjuk, kepada PING Jum’at (18/11/2022).

Bahkan, menurut penuturan Abdul Wakid, ada pohon tumbang yang menimpa warga pada saat hujan deras dan angin kencang melanda Kota Bayu.

“Di Kelurahan Warujayeng Kecamatan Tanjunganom. Alhamdulillah korban hanya mengalami luka-luka. Terjadi saat korban melintas mengendarai sepeda motor, tiba-tiba ada pohon ambruk dan menimpanya,” tuturnya. 

Abdul Wakid juga mengungkapkan, akibat kejadian tersebut lalu lintas menjadi macet disebabkan pohon tumbang yang melintang di jalan raya. Sehingga Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Nganjuk bersama warga sekitar saling bahu-membahu membersihkannya. 

“Pohon tumbang juga terjadi di tiga lokasi yakni Kelurahan Begadung, Kecamatan Nganjuk. Desa Tanjungrejo, Kecamatan Loceret. Dan Desa Kecubung, Kecamatan Pace,” bebernya sembari mengimbau masyarakat Kota Bayu untuk segera menghubungi call center layanan darurat Command Center 081131181001, apabila terjadi pohon tumbang. 

"Silakan masyarakat mengubungi nomor tersebut. TRC BPBD Kabupaten Nganjuk segera meluncur ke lokasi," tambah mantan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kabupaten Nganjuk tersebut. 

Sebagai informasi, menurut pemantauan BMKG Kabupaten Nganjuk, cuaca ekstrim akan terus terjadi di Kota Bayu hingga tanggal 20 November 2022 nanti. Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan berhati-hati dalam berkendara disaat hujan. 

“Hujan deras disertai angin kencang kemungkinan masih bisa terjadi dalam beberapa hari kedepan. Tentu sangat berbahaya, selain menyebabkan banjir juga dapat menyebabkan pohon tumbang. Hati-hati ketika mengendarai kendaraan disaat hujan, karena jarak pandang terbatas," imbau Kepala Stasiun Geofisika Kelas III Nganjuk, Sumber Harto. 

(AL/ZK)

0 Komentar