Tetap Layani Hajat Hidup Masyarakat di Tengah Pandemi, Pasar Wage Didisinfektan Satgas COVID

Demi kemanan penjual dan pembeli di pasar, protokol kesehatan tetap ditegakkan

Untuk memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19 agar tidak menyebar luas dilingkungan warga, Tim Satuan Tugas Covid-19 melakukan penyemprotan disinfektan di Pasar Wage, Kecamatan Nganjuk, Jumat (15/01/2021).

Sebelum pelaksanaan penyemprotan disinfektan, Tim Satuan Tugas Covid-19 terlebih dahulu melaksanakan apel di halaman Pasar Wage baru yang dipimpin oleh Dandim 0810/Nganjuk Letkol Inf Georgius Luky Ariesta S.IP.

Dalam arahanya Dandim 0810/Nganjuk Georgius Luky Ariesta mengatakan penyemprotan disinfektan ini dilakukan di dua titik, pertama di pasar wage baru kemudian dilanjut di pasar wage lama. Hal ini dilakukan, karena pasar merupakan jantung perekonomian bagi masyarakat.

“Penyemprotan dilakukan pada siang hari, dikarenakan untuk menghindari kerumunan sehingga pelaksanaannya bebas untuk memberikan penyemprotan disinfektan ketempat-tempat sekira pedagang itu kumpul, “ tegas Dandim.

Menurut Georgius Luky Ariesta, kegiatan ini juga didukung oleh tim Tagana dari Dinsos PPPA juga Tim Damkar dari Satpol-PP Nganjuk demi memberikan yang terbaik bagi Kabupaten Nganjuk. “Ayo kita sebagai warga Kabupaten Nganjuk, Nganjuk harus bangkit lagi dari keterpurukan,“ tegasnya.

Mengingat Kabupaten Nganjuk berada dalam zona merah, Dandim 0810/Nganjuk Georgius Luky Ariesta berharap kepada warga nganjuk minimal sadar, bahwa dengan adanya pandemi ini Covid-19 lebih berupaya untuk menjaga diri dengan 3M menjaga jarak, memakai masker dan mencuci tangan.

Pada kesempatan yang sama Kepala Disperindag Nganjuk Dra. Rr Heni Rochtanti MM, mengatakan, bahwa pasar sebagai pemenuhan hajat orang banyak, maka kegiatan yang ada di pasar ini harus tetap berjalan tetapi dengan memberlakukan protokol kesehatan yang ketat.

“Sehingga kami mengharuskan koordinator pasar, agar setiap pedagang maupun pengunjung pasar wajib menggunakan masker, cuci tangan dan ada thermogun siap dipasar. Harapannya agar penjualan di pasar bisa terus berjalan tetapi kesehatannya tetap terjaga, “  tegasnya.

Selain itu, Pasar Wage yang telah dikukuhkan sebagai pasar tangguh selalu bersinergi bersama Koramil, Polsek dan  Kecamatan Nganjuk untuk selalu berkoordinasi dalam kegiatan yang sifatnya menjaga kesehatan.

Sementara itu, Kepala Satpol-PP Drs. Abdul Wakid, MM mengatakan mengingat kini Kabupaten Nganjuk menjadi zona merah, sehingga Pemerintah Kabupaten Nganjuk bersama TNI – Polri bersama-sama melaksanakan kegiatan operasi yustisi.

“Kegiatan ini dilaksanakan sehari tiga kali, pagi, sore dan malam. Dan sekarang ini telah disiapkan kegiatan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) yang dimulai hari ini mulai pukul 19.30 – 04.00 WIB, semua kegiatan yang ada di Nganjuk ditutup,“ tegasnya.

Semua ini dilakukan agar virus corona di Kabupaten Nganjuk bisa segera berakhir. "Seperti halnya hari ini, dari TNI-Polri maupun pemerintahan juga melakukan pencegahan salah satunya yaitu dengan kegiatan penyemprotan disinfektan yang dilaksanakan di Pasar Wage ini dan akan terus kami laksanakan secara berkala ditempat-tempat yang lain," pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial dan PPPA Kabupaten Nganjuk, Nafhan Tohawi, SH, MH berpesan kepada seluruh warga masyarakat Kabupaten Nganjuk. “Mari kita bersama-sama dalam rangka memperangi Covid-19 ini, terutama dengan 3M menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak ini merupakan kunci utama dalam mencegah penyebaran Covid-19 di Nganjuk,” tambahnya.

Dengan mengerahkan personil sebanyak 50 orang dari Kodim, Tagana dan Damkar ini merupakan ikhtiar kita bersama agar Nganjuk segera pulih dari pandemi. (Hs)

0 Komentar