Tanjunganom Terima Penghargaan Kecamatan Digital

Sebagai Pembina Inovasi Layanan Publik Berbasis Elektronik di Desa dan Kelurahan

NGANJUK, PING-Pemerintah Kecamatan Tanjunganom menerima penghargaan Kecamatan Digital. Penghargaan itu atas kinerja Kecamatan Tanjunganom sebagai pembina inovasi layanan publik berbasis elektronik yang diselenggaran di desa dan kelurahan di wilayahnya. Sedangkan inovasi tersebut adalah upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk guna mewujudkan pelayanan berbasis elektronik yang mudah dijangkau masyarakat.

Piagam penghargaan ditandantangani dan diserahkan langsung oleh Plt Bupati Nganjuk DR. Drs. H. Marhaen Djumadi, SE, SH, MM, MBA di halaman Pendopo Kabupaten Nganjuk, Selasa (17/08/2021). Bertepatan dengan upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 76 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia.

Dalam sambutannya, Plt Bupati Marhaen menyampaikan rasa bangga dan apesiasi. Sebab, desa dan kelurahan, maupun kecamatan telah menerapkan layanan administrasi kependudukan (adminduk) secara daring. “Sehingga masyarakat merdeka dari wira-wiri. Mengurus dokumen adminduk cukup dari rumah dengan ponsel,” kata Plt Bupati yang akrab dipanggil Kang Marhaen itu.

Sebagai informasi, penghargaan bagi Kecamatan Tanjunganom itu diterima oleh Widya Dini Hartati, S.STP, M.Si selaku Kepala Seksi Tata Pemerintahan (Kasi Tapem). Usai menerima penghargaan, wanita berhijab itu menyampaikan terima kasih atas penghargaan yang diterima.

“Alhamdulillah penghargaan ini sebagai motivasi kami untuk terus mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas. Serta memajukan tata pemerintahan desa dan kelurahan yang berbasis teknologi informasi, untuk menuju dan mendukung Nganjuk Smart City,” katanya kepada PING.

Wanita dengan sapaan akrab Dini itu menambahkan, pihaknya telah melakukan pelayanan adminduk melalui aplikasi SEDUDO. Dengan aplikasi SEDUDO, Dini mengatakan pihaknya sangat terfasilitasi. Karena masyarakat tidak perlu ke kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dinas Dukcapil) Kabupaten Nganjuk untuk keperluan adminduk.

“Selanjutnya, kami edukasi pemerintah desa dan kelurahan untuk meningkatkan pelayanan. Terutama adminduk secara daring melalui SEDUDO. Dan sosialisasi kepada warga, agar mengurus adminduk bisa dari kantor desa dan kelurahan dengan bantuan operator, karena online. Seperti kartu keluarga, akta kelahiran maupun kematian,” lanjutnya.

Sebagai informasi, di Kecamatan Tanjunganom terdapat 14 desa dan 2 kelurahan. Seluruhnya telah menerapkan pelayanan adminduk berbasis elektronik. Selain itu, Kecamatan Berbek juga telah menerapkan layanan serupa seratus persen di seluruh desa yang ada di wilayahnya.

Baca Juga :

0 Komentar