Sudah Tahu? Ini Empat Program Manfaat BPJS Ketenagakerjaan

Beri Perlindungan bagi Pekerja Maupun Masyarakat Umum

NGANJUK, PING-Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan memiliki lima program unggulan. Kelima program tersebut dapat dirasakan dan melindungi para pesertanya. Baik dari kalangan pekerja, bukan penerima upah maupun masyarakat umum.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Nganjuk Bisri Yusmadi menjelaskan, empat program tersebut adalah Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT) dan Jaminan Pensiun (JP). 

Kemudian, ada satu program yang belum diluncurkan. Yaitu Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP). "Jadi program kami komplit," katanya saat menjadi narasumber 105,3 RSAL FM, Kamis (16/09/2021).

Bisri menjelaskan, program JKK adalah bagi seorang yang menjadi pekerja di sebuah perusahaan. Dan lembaga perusahaannya wajib mendaftarkan pekerjanya menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

"Untuk melindungi peserta saat bekerja. Jika suatu hari mengalami kecelakaan kerja, dan bahkan meninggal dunia, maka pemerintah melalui BPJS Ketenagakerjaan akan memberi santunan sebesar 48 kali upah minimum regional setempat," lanjutnya.

(Narasumber dari BPJS Ketenagakerjaan saat acara talkshow 105,3 RSAL FM dipandu host Asti Hanifah)

Selain itu, menurut Bisri ada pula santunan kemanusiaan kepada ahli waris. Jumlahnya sebesar Rp 20 juta yang diberikan secara berkala.

Kemudian ada biaya pemakaman sebesar Rp 10 juta. Dan yang lebih bermanfaat lagi, bagi keluarga yang memiliki anak dan masih duduk di bangku sekolah, akan diberikan beasiswa. "Maksimal untuk dua anak, santunan berupa beasiswa sesuai jenjang pendidikan," tuturnya pada acara yang dipandu Asti Hanifah itu.

Karena memiliki banyak manfaat, Bisri tidak lupa mengajak masyarakat menjadi peserta jaminan sosial milik negara tersebut. Terutama bagi para pelaku usaha, maupun badan usaha yang mempekerjakan karyawannya.

Caranya, cukup datang di kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Nganjuk dengan membawa beberapa dokumen persyaratan. Seperti Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP), Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) badan usaha, dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) pemilik badan usaha tersebut.

"Karena ini amanah undang-undang, maka kami harap para pemilik lembaga maupun badan usaha mendaftarkan karyawannya menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Apalagi sifatnya wajib. Karena banyak manfaat, terutama melindungi pekerja," pungkas Bisri sambil mengatakan pihaknya siap jemput bola untuk pendaftaran kepesertaan.(yos)

 

Baca Juga :

0 Komentar