Songsong Pembangunan Pedestrian, Dishub Siapkan Dokumen ANDALALIN

Bersama FLLAJ Rumuskan Skema Rekayasa Lalu Lintas

NGANJUK, PING – Pemkab Nganjuk berencana akan meneruskan pembangunan pedestrian Jalan A. Yani, Kota Nganjuk sisi timur, termasuk Taman Nyawiji. Sebagai persiapannya, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Nganjuk mengadakan rapat koordinasi (rakor) bersama Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FLLAJ) guna membentuk dokumen Analisis Dampak Lalu Lintas (ANDALALIN), Kamis (17/06/2021).

Kepala Dishub Kabupaten Nganjuk Tri Wahju Kuntjoro menyampaikan, pembangunan pedestrian dan Taman Nyawiji kedepan akan membawa dampak di berbagai sektor. Termasuk terhadap pengaturan lalu lintas, kebiasaan masyarakat serta fungsi jalan itu sendiri. 

 

Rapat Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Kabupaten Nganjuk pada Kamis (18/6/2021) di aula Dishub

Untuk itu, diperlukan masukan dari organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. Dan hasilnya akan digunakan sebagai bahan materi pada rapat FLLAJ berikutnya. “Setelah itu, hasilnya nanti akan kita sampaikan kepada konsultan yang akan menganalisa. Dan hasilnya itu nanti digunakan untuk membentuk dokumen ANDALALIN,” tuturnya pada acara yang berlangsung di aula Dishub Kabupaten Nganjuk itu.

“Setelah itu, dapat dianalisa dampak-dampak yang ditimbulkan dari pembangunan. Yang mungkin berakibat pada penambahan rambu-rambu, pengalihan jalur lalu lintas dan penyediaan kantong-kantong parkir. Hasil analisa tersebut akan kita gunakan dalam mengusulkan perubahan anggaran APBD nanti,” jelas Tri pada rakor yang turut didampingi Kabid Lalu Lintas Dishub Kabupaten Nganjuk, Budi Legowo beserta para staf.

Sebagai informasi, pada rakor tersebut, Dishub turut mengundang berbagai pihak terkait. Seperti Staf Ahli Bupati Nganjuk Ir. Hendro Djoko Soedarsono, M.Si. Kemudian, Kasat Lantas Polres Nganjuk AKP Marita Dyah Anggraini beserta jajarannya. Hadir pula perwakilan OPD teknis terkait, seperti dari Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Dinas PRKPP, Dinas PUPR, Satpol PP, serta Pemerntah Kecamatan Nganjuk.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Nganjuk AKP Marita Dyah Anggraini menyampaikan  ada dua alternatif pengalihan lalu lintas pada proses pembangunan pedestrian dan Taman Nyawiji yang digadang-gadang akan menjadi ikon Kota Bayu ini. Karena letaknya yang berada di jantung kota, ia memaparkan perlu adanya penertiban pedagang kaki lima (PKL) di kawasan pedestrian tersebut. 

Kasatlantas Polres Nganjuk AKP Marita Dyah Anggraini sedang memaparkan materi rapat

“Kemudian, perlu adanya penertiban maupun penyediaan kantong parkir di sekitar Taman Nyawiji. Selain di Jalan A. Yani, penertiban parkir juga perlu dilakukan di sepanjang Jalan Yos Sudarso, Jalan Dermojoyo dan Jalan Merdeka. Ini untuk mengurangi kemacetan yang selama ini terjadi,” tambah polwan berkacamata itu.

(AL/ZAK)

 

BACA JUGA: 

0 Komentar