Songsong Lomba Pasar Aman Pangan, DKPP Turut Beri Dukungan

Lakukan Monitoring Pedagang Penjual Makanan dengan Bahan Pewarna

NGANJUK, PING-Lolosnya Pasar Wage Baru dalam lomba Pasar Pangan Aman dari Bahan Berbahaya yang digelar oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di tingkat nasional mendapat dukungan dari berbagai pihak. Salah satunya adalah Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Nganjuk. Rabu (31/03/2021) pagi, DKPP Kabupaten Nganjuk berkesempatan melakukan monitoring di Pasar Wage Baru.

Tutik Suherlina, selaku Kasi Distribusi dan Ketahanan Pangan DKPP Kabupaten Nganjuk mengatakan monitoring dan pengawasan tersebut sengaja dilakukan. Apalagi, jelang penilaian lomba yang rencananya dilangsungkan pekan pekan April 2021. “Kami lakukan pemantauan kepada pedagang yang masih menjual makanan yang mungkin mengandung bahan berbahaya. Misalnya, makanan yang berwarna mencolok seperti kerupuk warna-warni,” katanya saat ditemui PING di sela monitoring.

(Petugas sedang melakukan monitoring ke lapak pedagang di Pasar Wage Baru Nganjuk).

Selain memantau dan mengawasi, Tutik menjelaskan pihaknya juga mengedukasi para pedagang. Misalnya penataan barang dagangan agar lebih rapi, dan sesuai zona masing-masing. “Zonasinya harus ditata dengan benar. Zona sabun jangan dicampur dengan zona makanan. Lalu untuk makanan jangan sampai terpapar langsung oleh matahari karena dapat menyebabkan jamur,” pesannya yang juga disambut positif para pedagang.

DKPP Kabupaten Nganjuk juga melakukan pemantauan harga bahan pokok. Khususnya jelang bulan Ramadan 1443 Hijriyah. Tujuannya agar kenaikan harga terpantau. “Apa ada kenaikan signifikan atau tidak,” lanjutnya.

“Yang kami pantau adalah komoditas sembako. Seperti bawang merah, bawang putih, telur, beras dan gula. Terutama memantau harga cabai yang sempat naik dan perlahan mulai turun,” imbuh Tutik.

(Petugas kesehatan pasar sedang melakukan uji sample makanan berupa kerupuk rengginang).

Tidak hanya DKPP, namun pemantauan juga turut melibatkan unsur dari Dinas Kesehatan Kabupaten Nganjuk. Ratri, selaku salah satu petugas kesehatan di Pasar Wage Baru juga melakukan uji sampel makanan berwarna mencolok. Seperti kerupuk dan rengginang yang tidak memiliki merk dan ijin. Namun, hasil pengujian tidak ditemukan zat kimia berbahaya di dalamnya,. “Tidak terkandung bahan berbahaya seperti rhodamin B pada sampel ini,” kata wanita yang bertugas di ruang kesehatan Pasar Wage Baru itu.(yos/cs)

0 Komentar