[SALAH] “Kemasan vaksin Sinovac ga pake ampulan Didalam box vaksin sudah ada spuit khusus yg sdh ada

Artikel ini memuat pengecekan fakta atas informasi yang beredar

BERITA

Akun Kimberly Rebecca (fb.com/ervina.susanti.9619) pada 13 Januari 2021 mengunggah 2 foto dengan narasi sebagai berikut:
“Kemasan vaksin Sinovac setau saya ga pake ampulan
Didalam box vaksin sudah ada spuit khusus yg sdh ada vaksin nya…
Jd tenaga medis tinggal tusuk aja…
Jadi yang Jokowi pake apa ?”

Foto yang pertama adalah foto ketika Presiden Joko Widodo (Jokowi) sedang disuntik vaksin Sinovac. Foto kedua adalah foto kemasan vaksin Sinovac.

HASIL CEK FAKTA

Berdasarkan hasil penelusuran, klaim bahwa kemasan vaksin Sinovac tidak memakai ampulan karena di dalam box vaksin sudah ada spuit khusus yang sudah ada vaksinnya dan dikaitkan dengan vaksin yang disuntikkan ke Presiden Joko Widodo (Jokowi) adalah klaim yang keliru.

Faktanya, kemasan vaksin Sinovac di foto yang diunggah sumber klaim adalah kemasan uji klinis. Dalam kemasan vaksin uji klinis, memang terdapat wadah vaksin sekaligus jarum suntik. Sementara dalam kemasan vaksinasi, hanya terdiri dari vial single dose atau botol dosis tunggal / sekali pakai.

Berdasarkan hasil penelusuran gambar terhadap foto yang diunggah oleh sumber klaim, salah satu foto yang identik dimuat di artikel berjudul “Κορονο??ς: ?γκριση για επε?γουσα χρ?ση το εμβ?λιο της κινεζικ?ς Sinovac” atau yang jika diterjemahkan “Coronavirus: Vaksin Sinovac China disetujui untuk penggunaan darurat”. Artikel ini dimuat di situs pentapostagma.gr pada 28 Agustus 2020.

Pada foto ini, terlihat tulisan “Only for Clinical Trial” pada kemasan vaksin Sinovac tersebut.

Dilansir dari artikel berjudul [SALAH] “Vaksin Sinovac Covid-19 yang akan di suntikkan kepada warga hanya untuk kelinci percobaan” yang dimuat di situs turnbackhoax.id pada 6 Januari 2020, Juru bicara vaksin Covid-19 PT Bio Farma Bambang Herianto menyatakan bahwa vaksin dalam foto itu adalah vaksin yang dipakai dalam uji klinis fase III yang saat ini sedang dilaksanakan. Sementara vaksin Sinovac yang akan digunakan untuk vaksinasi (jika telah mendapatkan UEA dari BPOM) memiliki kemasan yang berbeda, tidak ada tulisan “Only for Clinical Trial”. Dalam kemasan vaksin uji klinis, juga terdapat wadah vaksin sekaligus jarum suntik. Sementara dalam kemasan vaksinasi, hanya terdiri dari vial single dose.

Dilansir dari situs resmi Centers for Disease Control and Prevention (CDC), vial single dose (botol dosis tunggal atau sekali pakai) adalah botol obat cair yang ditujukan untuk pemberian parenteral (injeksi atau infus) yang dimaksudkan untuk digunakan pada satu pasien untuk satu kasus, prosedur, injeksi. Botol dosis tunggal atau sekali pakai diberi label seperti itu oleh pabrikan dan biasanya tidak memiliki pengawet antimikroba.

Sementara itu, Presiden Joko Widodo akhirnya disuntik vaksin virus corona (Covid-19) buatan Sinovac Cina, di Istana Negara, Jakarta, Rabu 13 Januari 2021 sekitar pukul 09.30 WIB.

Berdasarkan video siaran langsung dari kanal Youtube Sekretariat Presiden, kemasan vaksin Sinovac yang disuntikkan ke Presiden Jokowi berbeda dengan kemasan vaksin uji klinis yang ada di foto yang diunggah oleh sumber klaim.

Jokowi menerima suntikan vaksin bersama dengan beberapa pejabat negara lainnya. Sebagai orang pertama, Jokowi disuntik vaksin oleh Wakil Ketua Dokter Kepresidenan, Prof. Dr. Abdul Muthalib.

Dalam proses vaksinasi, Jokowi harus mengikuti alur vaksinasi yang terdiri dari empat meja. Meja pertama adalah meja untuk pendaftaran dan verifikasi, meja kedua adalah meja pemeriksaan kesehatan, meja ketiga adalah meja penyuntikan, dan meja keempat adalah meja petugas pencatatan.

KESIMPULAN

Kemasan vaksin Sinovac di foto yang diunggah sumber klaim adalah kemasan uji klinis. Dalam kemasan vaksin uji klinis, memang terdapat wadah vaksin sekaligus jarum suntik. Sementara dalam kemasan vaksinasi, hanya terdiri dari vial single dose atau botol dosis tunggal / sekali pakai.

Sumber: Cek Fakta


Baca juga:

Buktikan Janji, Jokowi Pimpin 20 Tokoh Publik Indonesia Disuntik Vaksin COVID-19 SINOVAC

0 Komentar