Saatnya Cegah COVID-19 Dengan Cara Tradisional

20 Puskesmas di Nganjuk siap layani TOGA dan Akupressure dapat digunakan untuk meningkatkan imun tubuh

NGANJUK, PING-Ternyata cara tradisional dapat digunakan untuk mencegah penularan virus COVID-19. Yakni dengan menggunakan asuhan mandiri kesehatan tradisional melalui pemanfaatan Taman Obat Keluarga (TOGA) dan akupresur. Keduanya dapat digunakan untuk meningkatkan daya tahan tubuh serta mengatasi beberapa gangguan kesehatan ringan.

Hal tersebut disampaikan oleh Siswati Handayani selaku Kasi Pelayanan Kesehatan Tradisional (Yankestrad) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Nganjuk. Menurutnya saat ini Dinkes Kabupaten Nganjuk tengah mensinergikan pelayanan kesehatan konvensional dengan tradisional. Pelaksanaannya oleh tenaga kesehatan tradisional (nakestrad) yang terlatih. Serta membangun sistem pelatihan tradisional di fasilitas pelayahan kesehatan (fasyankes), yakni puskesmas di seluruh Kabupaten Nganjuk.

Dinkes Kabupaten Nganjuk juga meminta masyarakat agar tetap menggunakan pelayanan kesehatan secara tradisional. Terutama, pemberdayaan keluarga untuk menerapkan pelayanan pengobatan tradisional tersebut.

 "Petugas puskesmas di seluruh Kabupaten Nganjuk sudah dilatih tentang asuhan mandiri pemanfaatan TOGA dan akupressure. Setiap tahun juga diadakan lomba asuhan dan pemanfaatan (asman) tingkat desa sampai provinsi. Pada tahun 2018 Nganjuk mendapatkan juara II tingkat provinsi. Juaranya adalah Desa Lestari Kecamatan Patianrowo, oleh kelompok Asman Dandang Gendis,” jelasnya.

Selanjutnya Siswati juga menyampaikan untuk meningkatkan daya tahan tubuh di era pandemi COVID-19 ini, dapat memanfaatkan TOGA. Yakni berupa obat tradisional dengan menggunakan temulawak, kunyit, meniran dan empon-empon yang lain. Selain itu juga dapat mengurangi gejala COVID-19. Seperti batuk, pilek dengan rimpang maupun kencur. Kemudian untuk sakit kepala dapat diredakan dengan bawang putih. Untuk rasa mual, bisa disembuhkan dengan jahe.

Ramuan tradisional juga bisa mengatasi faktor komorbid. Seperti darah tinggi dengan seledri dan bawang putih. Kemudian diabetes dengan daun salam sambiloto. Selanjutnya, hilangkan obesitas dengan daun jati cina. 

Namun upaya pemeliharaan kesehatan dengan mengonsumsi obat tradisional harus dilakukan secara konsisten setiap hari. Tujuannya untuk mendapatkan hasil yang maksimal dan tidak berlebihan. “Di rumah saya juga menyediakan ramuan herbal dari produk lokal, yaitu Ibu Asih,” ungkap Siswati. 

Baca juga :

0 Komentar