Rokok Ilegal Rugikan Negara? Ini Penjelasan Bea Cukai

Diproduksi Perusahaan Tidak Berizin dan Tanpa Dilengkapi Pita Cukai

NGANJUK, PING-Kantor Bea Cukai Kediri terus mengajak masyarakat untuk lebih cerdas dan selektif dalam membeli barang tertentu, terutama yang berkenaan dengan cukai. Salah satunya adalah rokok.

"Maka kami giatkan gempur rokok ilegal. Agar tidak merugikan negara," kata Rudi Supriyanto selaku Humas Kantor Bea Cukai Kediri saat menjadi narasumber RSAL FM, Selasa (07/09/2021).

Rudi menjelaskan, cukai adalah pungutan negara yang dikenakan terhadap barang tertentu yang mempunyai sifat dan karakteristik yang telah ditetapkan dalam undang-undang. Sedangkan barang yang memiliki karakteristik tertentu ada beberapa jenis.

Pertama barang karena konsumsinya perlu dikendalikan. Kedua, barang karena peredarannya perlu diawasi. Ketiga, barang karena pemakaiannya dapat menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat dan lingkungan hidup. Dan keempat, barang yang pemakaiannya perlu pembebanan pungutan negara demi keadilan dan keseimbangan.

Sedangkan bentuk barang kena cukai yaitu ethil alkohol, atau minuman yang mengandung alkohol, seperti minuman keras. Kemudian, barang dari hasil tembakau, misalnya sigaret, cerutu, rokok daun, tembakau iris, dan vape.

Sedangkan untuk rokok ilegal, kata Rudi, merupakan rokok yang dibuat dari perusahaan yang tidak memiliki izin. Kemudian tidak dilekati pita cukai, atau ada pita cukai namun pita cukai palsu atau bekas dan pita cukai tidak sesuai peruntukannya.

"Rokok itu perlu dicurigai apabila ada pita cukainya, namun harganya jauh lebih murah dari harga pasaran. Karena sangat merugikan negara," terang Rudi.

(Narasumber dari Kantor Bea Cukai Kediri saat mengikuti acara Talkshow bersama 105,3 RSAL FM dipandu host Asti Hanifah).

Sementara itu, Humas Kantor Bea Cukai Kediri lainnya Nurcholis menambahkan, ada sanksi atau denda bagi penjual rokok ilegal. Pertama pidana penjara paling singkat selama satu tahun, dan paling lama lima tahun. Kemudian membayar denda cukai paling sedikit dua kali dan paling banyak sepuluh kali dari nilai cukai.
 
Nurcholis menegaskan, bahwa legal itu mudah. Masyarakat juga harus memahami dan mengikuti aturannya. Untuk itu, Nurcholis mengimbau jika masyarakat menemui atau mencurigai adanya penjualan rokok ilegal.

Caranya, dengan mendokumentasikan barang tersebut sebagai bukti. Kemudian dapat disampaikan kepada Bagian Humas Kantor Bea Cukai Kediri melalui pesan WhatsApp, untuk selanjutnya akan ditindaklanjuti.

"Kalau masyarakat mendapati rokok ilegal kita siap menerima aduan nanti identitas kami rahasikan dan akan kami tindaklanjuti. Kontak Bagian Humas Kantor Bea Cukai Kediri di nomor 081335672009," tutupnya.(yos)

 

Sumber foto header : Kantor Bea Cukai Kediri

Baca Juga:

 

0 Komentar