Resmikan Pasar Wage Baru, Bupati Nganjuk Ajak Pedagang Melek Teknologi

NGANJUK‚ Setelah beberapa waktu para pedagang Pasar Wage Nganjuk menempati tempat baru (sebelah barat pasar wage lama), akhirnya tempat baru tersebut diresmikan Bupati Nganjuk. Peresmian dilaksanakan pada Kamis Wage, 20 Desember 2018. Dalam kesempatan ini Bupati mengajak para pedagang untuk tak ketinggalan jaman di dunia serba teknologi ini. 

 

"Ada tiga faktor yang memicu pasar-pasar tradisional mati, yang pertama adalah kondisi pasar yang kotor, yang kedua adanya persaingan dengan toko toko ritel modern, yang terakhir adalah persaingan dengan pasar online di era globalisasi ini, nah.. Disini saya minta bapak ibu bisa mengikuti era, biar tidak ketianggalan.. Yang jual sepatu, baju, dijual juga di online, " terangnya. 

 

Bupati juga mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan pasar Bupati berjanji pemerintah akan terus mendukung pedagang-pedagang akar perekonomiannya naik ke depannya pemerintah akan membatasi berdirinya right ritel-ritel modern (misal : minimarket). "kita batasi, hanya boleh di jalan nasional saja bukan jalan kecamatan," tambahnya. 

 

Peresmian ditandai dengan penanda tanganan prasasti oleh Bupati disaksikan oleh Wabup, Ketua DPR, dan anggota forkopimda. Setelah itu Bupati memotong tumpeng sebagai ungkapan syukur. Kemudian Bupati berjalan menuju areal dalam pasar, sebelum memasuki areal pasar beliau menggunting melati juga melakukan pelepasan balon.

 

Memasuki area pasar, Bupati menyempatkan berkeliling pasar dan berbincang bersama para pedagang mendengar keluhan pedagang. Warga sangat antusias melihat Bupati. Disini Bupati meminta kepada seluruh pedagang untuk bersabar menjalani proses. "Bapak ibu sabar, memang sekarang kondisinya masih sepi, namun sesegera mungkin kami mengubah pasar lama menjadi taman terbuka hijau, sehingga nantinya pasar wage baru langsung terlihat dari jalan raya, harapannya para pengunjung taman juga belanjanya kesini," pungkasnya. (Humas Protokol/Yayi)

0 Komentar