Ranwal Pemisahan Disnakerkopum Kab. Nganjuk menjadi Dua OPD

Untuk bisa melaksankan tupoksinya lebih maksimal

Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Nganjuk sebagai Organisasi Pemerintahan Daerah, berfungsi melaksanakan urusan Pemerintahan di bidang Tenaga Kerja, Koperasi dan Usaha Mikro. Untuk bisa melaksanakan tugas dan fungsinya kedepan agar lebih maksimal, Dinas Tenaga Kerja Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Nganjuk akan dipisahkan menjadi dua Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Sekretaris Disnaker Kab.Nganjuk, Cuk Widiyanto, mengatakan pihaknya diminta BAPPEDA untuk membuat Rancangan Awal (RANWAL) Renja Perangkat Daerah Tahun 2022 menjadi dua bagian.

“Nanti akan kita sesuaikan, karena nanti perubahan itu tentu konsekuensinya anggaran dan jumlah pegawai atau personil juga,” ujarnya, Kamis (14/01/2021) saat di temui Tim PING Dinas Kominfo.

Sementara Anggaran yang sudah ada di Disnaker Nganjuk menurut Cuk Widiyanto bisa dibagi menjadi dua akan tetapi belum memenuhi kelengkapan SOTK, untuk itu pihaknya juga meminta dianggarkan dan menjadi perhatian dalam pemisahan Disnaker menjadi dua OPD.

“Saat ini Perencanaan Ranwal Renja akan kita koordinasikan dan konsultasikan, hari ini Kamis,  jam 13.00 WIB  dengan BAPPEDA” ujar Cuk Widiyanto.

Cuk juga menambahkan rencana pemisahan menjadi dua OPD ini nanti memudahkan Dinas Tenaga Kerja dan Usaha Mikro dalam melaksanakan tugas dan fungsinya kedepan untuk lebih maksimal.

“Plus minus pasti ada,  dikatakan plus KOPUM akan berkarya lebih besar lagi, sesuai dengan tri cita bhakti bupati ke 3 tentang kemandirian ekonomi salah satunya bisa dicapai melalui usaha-usaha UMKM. Sedangkan DISNAKER menangani tentang ketenagkerjaan, sesuai dengan tri cita bhakti ke 2 bupati SDM unggul  dengan hard skill dan soft skill untuk kualitas tenaga kerja yang kompeten terlebih nganjuk menjadi kawasan Industri (KING)” Tegasnya. (Zak/And

Rekomendasi

judul.

1 Komentar

Cuk widiyanto

Untuk Nganjuk yg lebih baik maju dan bermartabat๐Ÿ‘๐Ÿ‘๐Ÿ‘๐Ÿ‘