judul

Berisi Delapan Poin tentang Kegiatan Amaliyah dan Ketertiban Umum

NGANJUK, PING-Memasuki bulan Ramadan 1442 Hijriyah/2021 masehi, Pemerintah Kabupaten Nganjuk melalui Sekretaris Daerah (Sekda) mengeluarkan himbauan. Himbauan tertuang melalui Surat Edaran (SE) No: 300/916/411.319/2021 atas nama Bupati Nganjuk yang berisi delapan poin tentang kegiatan amaliyah dan ketertiban umum. Delapan poin himbauan tersebut antar lain adalah:

  1. Melaksanakan kegiatan bulan suci Ramadhan dan hari raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriyah/2021 masehi dengan suasana damai, aman, tenteram dan saling menghormati antar pemeluk agama.
  2. Meningkatkan amaliyah di bulan suci Ramadan, dan menggalakkan kegiatan ibadah sosial keagamaan antara lain dengan pelaksanaan zakat, infak, sedekah, dan lain-lain.
  3. Bagi pengusaha/pemilik/pengelola usaha rekreasi dan hiburan umum seperti cafe, karaoke, diskotek, PUB, bar, panti pijat dan tempat-tempat hiburan yang sejenisnya wajib tutup total pada bulan suci Ramdhan 1442 Hijriyah/2021 masehi, dimulai dari tanggal 13 April 2021 sampai dengan 7 (tujuh) hari setelah hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriyah/2021 masehi.
  4. Bagi pengusaha/pemilik/pengelola usaha restoran, rumah makan, warung makan/minum dan usaha sejenisnya, wajib memasang penutup/tabir agar tidak telihat langsung dari luar.
  5. Bagi masyarakat Nganjuk agar tidak melakukan kegiatan yang dapat menggangu ketertiban umum antara lain:
  • Bermain/membunyikan petasan, kembang api yang menimbulkan ledakan;
  • Kebut-kebutan/balapan liar;
  • Kegiatan lain yang dapat mengganggu ketertiban umum.
  1. Bagi umat Islam yang melaksanakan sholat fardhu, sholat tarawih, kuliah subuh, iktikaf dan tadarus Al-Quran di musala/masjid wajib untuk tetap mematuhi protokol kesehatan COVID-19. Sedangkan pelaksanaan tadarus Al-Qur’an (setelah Tarawih) yang menggunakan pengeras suara hendaknya dibatasi sampai dengan jam 22.00 WIB, dan setelah itu dapat dilanjutkan lagi tanpa menggunakan pengeras suara.
  2. Bagi masyarakat Nganjuk agar berperilaku toleran, saling menghormati, dan tidak makan/minum/merokok di tempat-tempat umum dan terbuka pada siang hari selama bulan Ramadhan.
  3. Bagi camat/kepala desa/kepala kelurahan agar melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan surat edaran tersebut di atas. Sehingga momentum bulan suci Ramadhan benar-benar dapat dimaksimalkan untuk melaksanakan ibadah kepada Allah SWT.

0 Komentar