Polres Nganjuk Musnahkan Barang Bukti Hasil Operasi KRYD

Salah Satu Upaya Cegah Konvoi Yang Meresahkan Masyarakat

NGANJUK, PING - Dalam rangka menciptakan situasi kamtibnas yang kondusif menjelang peringatan Ulang Tahun ke-77 Republik Indonesia, Polres Nganjuk gelar Press Release hasil Operasi Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) Jayastamba 2022, terhitung mulai tanggal 5 sampai 13 Agustus 2022.

Kegiatan Press  Release yang berlangsung di Joglo Polres Nganjuk dihadiri oleh Sekda Kabupaten Nganjuk Mokhammad Yasin, Kepala Kejari Nganjuk Nophy Tennophero South dan Forkopimda Kabupaten Nganjuk.

Baca Juga: Peringati HUT Polwan dan HUT Bhayangkari, Polres Nganjuk Gelar Bhakti Kesehatan

Kapolres Nganjuk AKBP Boy Jeckson Situmorang, mengatakan bahwa Kegiatan terintegrasi ini sudah pihaknya lakukan sebanyak 7284 kegiatan dengan menyasar sampai ke pelosok jajaran Polsek.

"Kita mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Nganjuk, Forkopimda sampai ke jajaran Kepala Desa dan Perangkat Desa juga ikut ambil bagian dalam KRYD Jayastamba 2022, kita juga sudah melakukan sosialisasi melalui media massa, media elektronik dan media sosial,” ujar Boy.

Kapolres Nganjuk mengungkapkan bahwa hari ini, Selasa (16/08/2022) barang bukti yang dimusnahkan sebanyak 695 sepeda motor yang tidak sesuai dengan spek yaitu terutama sepeda motor dengan kenalpot brong, Kegiatan ini juga melakukan penindakan hukum sebanyak 1452 dengan barang bukti 73 SIM dan 684 STNK.

Dari 695 kendaraan bermotor yang diamankan sudah diidentifikasi oleh Polres Nganjuk dimana bengkel-bengkel yang memodifikasi kendaraan tersebut oleh Polres Nganjuk.

Baca Juga: Sambut Hari Jadi ke-74, Polwan Polres Nganjuk Lakukan Baksos

“Data - data bengkel tersebut sudah saya serahkan ke Bapak Sekda Mokhammad Yasin, dari data tersebut akan diberi teguran atau surat peringatan dan dilakukan pembinaan, bahkan mungkin jika masih melakukan modifikasi kendaraan, akan dilakukan penutupan ijin usaha dari Pemerintah Kabupaten Nganjuk,” jelas Boy.

Dengan operasi Jayastamba 2022 merupakan salah satu langkah atau strategi memitigasi dan mencegah konvoi atau arak-arakan yang biasa terjadi, hal ini sangat mendapat respon positif kepada masyarakat karena bisa menggurangi angka kecelakaaan lalu lintas.

“Sembilan hari ini angka kecelakaan sangat menurun drastis dan tidak adanya konvoi ataupun arak-arakan dari salah satu kelompok yang biasa terjadi blayer-blayer motor yang menimbulkan terpancingnya emosi kelompok lain bahkan masyarakat sehingga terjadi konflik,” ungkapnya.

Menurutnya hal ini bisa dicegah oleh jajaran Polres Nganjuk sehingga operasi Jayastamba 2022 ini dinilai cukup efektif dan efisien dirasakan oleh masyarakat.

“Kita akan teruskan dan lanjutkan kegiatan ini, Mohon dukungan dari seluruh masyarakat Kabupaten Nganjuk, hal ini semata-mata untuk melindungi masyarakat Kabupaten Nganjuk supaya bisa berkendara denga aman dan nyaman dan terhindar dari kecelakaan lalu lintas,” tegas Boy.

(Ys/Bay/Csy)

0 Komentar