PKK Beri Perhatian Anak Penderita HIV/AIDS

Dalam Peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2021

NGANJUK, PING-Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional yang jatuh pada 23 Juli mendatang, Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Nganjuk mengikuti talkshow secara virtual, Rabu (14/07/2021). Di Kota Bayu, kegiatan itu diikuti dari di Kantor PKK Kabupaten Nganjuk.

Kegiatan tersebut mengusung tema “Bersama Kita Lindungi Anak dengan HIV/AIDS”. Tema tersebut sengaja dipilih, dengan tujuan menambah informasi dan meningkatkan pemahaman. Serta berbagi pengalaman dan pengetahuan seluruh aktivis pemerhati anak dengan HIV/AIDS, terkait pencegahan dan perlindungan anak dengan HIV/AIDS.

Elvi Hendrani selaku Asisten Deputi Perlindungan Anak Kondisi Khusus Kementrian Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA) dalam sambutannya menyampaikan bahwa pihaknya mendapat tugas tambahan. Yaitu memberi pelayanan di bidang perlindungan perempuan dan anak. Untuk mengampu anak yang berkebutuhan khusus dan salah satunya adalah anak dengan HIV/AIDS.

“Anak dengan HIV/AIDS merupakan kelompok rentan. Anak sendiri juga sudah merupakan kelompok rentan dan ada juga anak karena kondisinya masuk ke kelompok yang lebih rentan lagi dan membutuhkan perlindungan, anak dengan HIV/AIDS salah satunya,” ujar Elvi sambil mengatakan rendahnya pemahaman masyarakat terkait HIV/AIDS, dan berdampak pada upaya perlindungan anak yang juga rendah.

“Saya berharap kita mempunyai pemahaman yang lebih bagus lagi, lebih mendalam lagi terkait HIV/AIDS. karena masih banyak anak penderita HIV/AIDS yang mendapat stigma negatif padahal ini bukan kesalahan mereka. Minimnya pendamping anak penderita HIV/AIDS, membutuhkan komitmen tinggi pemerintah pusat maupun daerah dan dari lembaga masyarakat dan pihak terkait lainnya.

Maka rencananya kami akan melakukan pembinaan untuk mencetak pendamping anak yang mengalami HIV/AIDS. Selain itu kami akan membuat forum koordinasi yang beranggotakan kementrian lembaga dan lembaga yang terkait serta bahan sosialisasi untuk masyarakat agar masyarakat lebih mengerti tentang HIV/AIDS,” jelasnya.

Sementara itu, Hj. Ulfa Lishandoyo, S.Pd, M.Si selaku Ketua Kelompok Kerja (Pokja) 1 PKK Kabupaten Nganjuk mengatakan bahwa pihaknya sebagai mitra kerja dan kepanjangan tangan Pemkab Nganjuk akan menyampaikan informasi ini ke PKK tingkat kecamatan dan desa. Dengan harapan PKK tingkat kecamatan dan desa dapat membantu melindungi anak penderita HIV/AIDS.

”Apabila ada atau menemui anak-anak dengan status positif HIV/AIDS untuk membantu penyembuhan. TIidak mengucilkan dan memfasilitasi pengobatan pada fasilitas kesehatan. Seperti puskesmas atau rumah sakit terdekat. Dan memotivasi untuk tetap sekolah atau menuntut ilmu seperti anak-anak lainnya,” harap Ulfa.

Sebagai informasi, turut hadir pada acara tersebut aktivis dan fasilitator daerah Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM), serta organisasi pemerhati anak HIV/AIDS di seluruh Indonesia. Sedangkan untuk Kabupaten Nganjuk hadir dari perwakilan Pokja 1, 2, dan 4 PKK Kabupaten Nganjuk.

(Nr/Ely)

 

 

0 Komentar