judul

Berdaya ala Petani Milenial dan Dorong Generasi Muda Manfaatkan Teknologi Informasi

JAKARTA, PING-Tim Penggerak PKK Pusat menyelenggarakan webinar guna meningkatkan ketahanan pangan keluarga di masa pandemi COVID-19 secara daring, Senin (22/03/2021). Acara yang diikuti Tim Penggerak PKK dari seluruh Tanah Air itu juga bertujuan untuk mendorong generasi muda memanfaatkan dan mendayagunakan teknologi informasi.

Ketua Bidang Penguatan Ketahanan Keluarga PKK Pusat, Irma Zainal, SE, MM mengatakan, dasar penyelenggaraan acara tersebut adalah Peraturan Presiden (Perpres) No 99/2017 tentang Gerakan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga. Kemudian, Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) No. 36/2020 tentang Peraturan Pelaksanaan Peraturan Presiden Nomor 99 Tahun 2017 Tentang Gerakan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga. Serta, arahan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) pada pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rekarnas) ke IX PKK tanggal 8 Maret 2021, dan arahan Ketua Umum Tim Penggerak PKK pada Pelantikan Pengurus Tim Penggerak PKK masa bakti 2020-2024 yang disampaikan pada tanggal 11 Maret 2020.

Dalam sambutannya, Irma Zainal menyampaikan bahwa tujuan dan sasaran kegiatan tersebut adalah guna meningkatkan kapasitas tim penggerak dan kader PKK, serta masyarakat dalam upaya ketahanan pangan keluarga menghadapi masa dan pasca-pandemi. “Kita dorong minat tim penggerak dan kader PKK serta masyarakat umum termasuk generasi muda untuk memanfaatkan sumber daya yang ada disekitar dengan mendayagunakan teknologi tepat guna dan teknologi informasi untuk mendukung produksi dan pemasarannya,” ujarnya.

Di Kota Bayu sendiri, kegiatan diikuti oleh Pokja 3 Tim Penggerak PKK Kabupaten Nganjuk. Pokja 3 yang diwakili Ninik Fadjar dan Nita Karyawati hadir menyimak webinar secara virutal di Command Center Pemkab Nganjuk.

Usai acara, Ninik Fadjar menjelaskan bahwa nantinya PKK Kabupaten Nganjuk akan menyosialisasikan program pemanfaatan tanah pekarangan (PTP) yang dapat dimanfaatkan oleh para petani milenial. “Kami juga akan ikut mendorong agar generasi muda memanfaatkan teknologi agar lebih berdayaguna. Misalnya untuk mendukung PTP bagi para petani milenial tersebut,” urainya mewakili Ketua TP PKK Kabupaten Nganjuk, Hj Yuni Rahma Hidhayat, SE.

Sebagai informasi, turut memberi arahan dalam kesempatan itu Dirjen Bina Pemerintahan Desa Kemendagri, DR. Yusharto Huntoyungo, M.Pd. Dalam paparannya, ia menyampaikan bahwa gerakan PKK telah hadir dan turut berperan dalam pembangunan Indonesia selama hampir setengah abad.

“Kemarin kita sudah memperingati 49 tahun Kesatuan Gerak PKK pada tahun 2021. Gerakan ini pada hakekatnya merupakan gerakan masyarakat yang tumbuh dari bawah dengan prinsip parsitipatif. Yaitu melibatkan langsung masyarakat melalui 10 program PKK. PKK mendukung pembangunan pada seluruh sendi kehidupan bangsa dan bernegara,” tuturnya.

“TP PKK juga harus ikut aktif berkontribusi dalam penguatan ketahanan pangan keluarga yang sering digaungkan oleh PKK melalui gerakan halaman asri, teratur indah, dan nyaman. Sehingga dapat mendorong generasi muda berkecimpung lebih luas di bidang pertanian yang saat ini sedang ngetren dengan adanya petani milenial,” lanjutnya.

Webinar tersebut mengundang tiga orang narasumber. Pertama dr. Idha Widi Arsanti, SP, MP selaku Kepala Pusat Pendidikan Pertanian, Kementerian Pertanian (Kementan) yang menyajikan materi strategi pelaksanaan gerakan satu juta petani. Kemudian, Sandi Octa Susila selaku Duta Petani Milenial yang juga CEO Mitra Tani Parahyangan yang membawa materi ladang uang generasi milenial dari ladang pertanian berbagai pengalaman. Dan yang ketiga, Riza Azyum Arridha Azra, Duta Petani Milenial yang juga CEO Rumah Mocaf dengan materinya pengembangan pangan masa depan melalui sociopreneurship.(Cy/Cus)

0 Komentar