Pimpin Upacara HUT ke-50 KORPRI, Ini Pesan Kang Marhaen

Mendorong Berperan Aktif, Tingkatkan Pelayanan, dan Dukung Pemerintah

NGANJUK, PING-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk menggelar upacara dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-50 Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI), Senin (29/11/2021). Selain peringatan HUT KORPRI, upacara tersebut juga sekaligus dalam rangka peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-57, HUT ke+76 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), Hari Guru Nasional (HGN), dan  Dharma Wanita Persatuan ke-22.

Hadir memimpin dan menjadi inspektur upacara (irup) Plt Bupati Nganjuk DR. Drs. H. Marhaen Djumadi, SE, SH, MM, MBA. Turut hadir jajaran Forum Komunimasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Nganjuk, dan jajaran pejabat Pemkab Nganjuk.

Sebagai informasi, tema peringatan HUT ke-50 KORPRI kali ini adalah “ASN Bersatu, KORPRI Tangguh, Indonesia Tumbuh”. Menurut Kang Marhaen, tema tersebut adalah harapan terhadap kemajuan organisasi.

Atas peringatan upacara yang dikemas menjadi satu tersebut, menurut Kang Marhaen mempunyai makna yang luar biasa. Artinya, setiap organisasi paling tidak mempunyai empat hal makna di bidangnya masing-masing.

“Yakni merivitalisasi anggotanya untuk berperan aktif di organisasi. Kemudian peran pemerintah dalam mendukung program prestasi. Selanjutnya pelayanan untuk masyarakat. Dan terakhir mendukung program pemerintah daerah,” terang Kang Maehaen memimpin upacara yang berlangsung di Pendopo Kabupaten Nganjuk tersebut.


Secara Simbolis Kang Marhaen menyerahkan hadiah penghargaan kepada penerima yang telah berhasil meraih prestasi. Baik di tingkat provinsi maupun nasional.

Dalam upacara tersebut turut diserahkan hadiah maupun penghargaan dari Kang Marhaen kepada para penerima yang telah berhasil meraih prestasi. Baik di tingkat provinsi maupun nasional.

Seperti juara PON, penghargaan Kabupaten Sehat kategori Wiweda, Nganjuk Bayu Carnival tingkat nasional, maupun pengharhaan atas pencegahan stunting melalui program Ceting E Abah Kolel hasil inovasi Pemerintah Desa (Pemdes) Senjayan, Gondang.

Atas prestasi tersebut, menurut Kang Marhaen adalah karena warga Kota Bayu memiliki gen sebagai penerus Anjuk Ladang. Atau dari tanah kemenangan.

“Kita warga Nganjuk memiliki jiwa pemenang,” tambah Kang Marhaen sambil mendorong seluruh pihak yang terlibat, terutama anggota KORPRI untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. (Hs/El)

 

Baca Juga :

0 Komentar