Peringati Hari Anak Nasional, Kang Marhaen Buka Gebyar Tari Budaya dan Islami di Tanjunganom

Ajak Para Guru dan Wali Murid Berikan Pendidikan yang Terbaik Bagi Anak di Usia Emas

NGANJUK, PING- Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional dan menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke-77, Ikatan Guru Roudlotul Athfal (IGRA) Kecamatan Tanjunganom menggelar Gebyar Tari Budaya dan Islami.

Acara yang dilangsungkan di Eks. Kawedanan Tanjunganom pada Rabu (03/08/2022) itu. Dibuka langsung oleh Plt Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi dan dihadiri Kepala Kemenag Kabupaten Nganjuk Afif Fauzi, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Sujito, Camat Tanjunganom Eko Sutrisno beserta Jajaran Forkopimcam.

Baca Juga : Bersinergi Lindungi Perempuan dan Anak Polres Nganjuk Launching Satgas PPA

Dalam sambutannya, Plt Bupati Nganjuk, Kang Marhaen mengatakan bahwa kegiatan Gebyar Tari Budaya dan Islami ini merupakan serangkaian peringatan hari anak nasional dan menyambut tahun baru 1 Muharram.

“Patut kita syukuri alhamdulillah, pada kesempatan ini kita bersama-sama bisa memperingatinya dengan serangkaian kegiatan positif. Seperti kegiatan hari ini, yakni Gebyar Tari Budaya dan Islami,“ ucap Kang Marhaen.


Dalam acara Gebyar Tari Budaya dan Islami, Kang Marhaen disambut oleh anak didik 
dari Roudlotul Athfal (RA. (Dok.: Humas)

Menurutnya, dengan serangkaian kegiatan yang melibatkan anak didik dari Roudlotul Athfal (RA) ini, pihaknya berharap agar para guru dan wali murid benar-benar menjaga dan memberikan pendidikan yang bagus.

“Karena diusia antara 0 sampai 5 tahun, merupakan usia emas atau golden age’s. Maka perlu diberikan pendidikan yang bagus dan berkualitas. Untuk itu, bagi para guru harus bisa menyesuaikan pelajaran yang tepat untuk kebutuhan anak didiknya, " tandasnya.

Kang Marhaen menegaskan bahwa guru juga harus bisa menjadi orangtua dalam mendampingi anak diusia golden age’s ini, begitu juga sebaliknya untuk orang tua. “Sebab, apa yang disampaikan akan menjadi momeries bagi anak diusia tersebut,“ pungkasnya.


Pada kesempatan tersebut, Kang Marhaen secara simbolis menyerahkan bantuan kepada anak yatim

Lebih lanjut Kang Marhaen berpesan kepada para guru dan wali murid agar mengajarkan terkait atitude atau sikap serta pendidikan dengan baik. Sehingga kedepan mereka mampu tumbuh menjadi anak-anak yang unggul dan berkualitas sebagai generasi calon pemimpin di Kabupaten Nganjuk.

Sementara itu, Kepala Kemenag Kabupaten Nganjuk, Afif Fauzi mengucapkan terima kasih kepada IGRA atas terselenggaranya kegiatan ini. Afif ikut bangga atas antusias para peserta yang berpartisipasi dalam Gebyar Tari Budaya dan Islami.

Baca Juga : Pemkab Nganjuk Gelar Sinkronisasi Pelaksanaan Pengarusutamaan Gender (PUG)

“Mewakili Kemenag Kabupaten Nganjuk, kami ucapkan terima kasih kepada Pemkab Nganjuk yang telah mendukung eksistensi IGRA di Kabupaten Nganjuk. Seperti halnya kegiatan pada hari ini, " tuturnya.

Perlu diketahui, pada kesempatan tersebut Kang Marhaen didampingi rombongan memberikan santunan kepada anak yatim sebagai wujud syukur menyambut tahun baru 1 Muharram 1444 Hijriyah.

Adapun Gebyar Tari Budaya dan Islami diikuti sebanyak 900 peserta. 340 orang dari siswa Roudlotul Athfal (RA) se-Kecamatan Tanjunganom, 340 orang wali murid dan 200 orang pendidik dari RA se kecamatan Tanjunganom. (Hs/Ys)

0 Komentar