PERINGATI HARI AIDS SEDUNIA MAS NOVI BACAKAN DEKLARASI PEDULI HIV/AIDS

Kabupaten Nganjuk peringati Hari Aids Sedunia Tahun 2019  dengan menggelar acara jalan santai dan bakti sosial Bersama HIPPHA Jatim dan Pemerintah Kabupaten Nganjuk. Acara yang di buka Bupati Nganjuk H. Novi Rahman Hidhayat.,S.sos.,MM dihadiri, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jawa Timur, Kapolres Kabupaten Nganjuk, Ketua Pengadilan Negeri, Kepala Kejaksaan Kabupaten Nganjuk, Dandim, Kepala Dinas Tenaga Kerja Koperasi dan Usaha Mikro Kab.Nganjuk, Pimpinan PT.Adijaya Makmur Kab.Nganjuk dan Kertosono, RSUD kab.Nganjuk, Ketua KPAD, Kepala BNN Kab.Nganjuk dan seluruh OPD Kabupaten Nganjuk, acara di gelar di Alun – Alun Kabupaten Nganjuk, minggu (01/12/2019) Pagi.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Jawa Timur Himawan Estu Bagijo dalam sambutannya mengatakan “kita membangun kesadaran bersama untuk melakukan pencegahan AIDS, ini penting karena jika sudah terjangkit tidak akan dapat di sembuhkan misalnya di rehabilitasi pelan-pelan, memberi pengertian agar bisa menjaga dirinya untuk tidak menularkan kepada orang lain”. ujarnya

Di kesempatan yang sama, Ketua himpunan perusahaan peraih penghargaan HIV AIDS juga berterimakasih kepada sekitar 32 perusahaan yang ikut perpartisipasi  dan berkontribusi untuk menyelenggarakan kegiatan hari Aids ini

Mas novi dalam sambutannya mengatakan, Hari AIDS Sedunia yang diperingati setiap tanggal 1 Desember 2019 ini mengangkat tema “Saya Berani, Saya Sehat” Masyarakat Menuju Sukses, hal ini dimaksudkan untuk meningkatkan kesadaran, kepedulian dan keterlibatan masyarakat dalam pencegahan penularan dan penanggulangan HIV AIDS

Pada kesempatan tersebut Bupati Nganjuk juga bacakan deklarasi Peduli HIV AIDS yang diikuti masyarakat Kabupaten Nganjuk dan di akhiri dengan penandatanganan deklarasi peduli HIV-AIDS.

Usai deklarasi dilanjutkan dengan pembukaan jalan santai yang diikuti masyarakat Kab. Nganjuk

Mas Novi berharap dengan di selengarakannya Peringatan Hari Aids Sedunia kedepan akan mengurangi jumlah ODHA bukan sebaliknya, dan bisa mensosialisasikan pada masyarakat lebih luas cara pencegahan virus HIV/AIDS (Diskominfo)

0 Komentar