Peringati HAN Tahun 2021, Ini Pesan Kang Marhaen

Jadikan Anak sebagai Aset untuk Generasi Berkualitas dan Unggul

NGANJUK, PING-Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kabupaten Nganjuk menyelenggarakan webinar dalam rangka peringatan Hari Anak Nasional (HAN) tahun 2021, Jumat (30/07/2021). Berlangsung virtual, webinar dibuka oleh Plt. Bupati Nganjuk Dr. Drs. Marhaen Djumadi, SE, SH, MM, MBA.

Dalam sambutannya, Kang Marhaen mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen, maupun kebijakan pemerintah daerah terkait tumbuh kembang anak melalui Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2018-2023. Dimana visinya adalah terwujudnya Kabupaten Nganjuk yang maju dan bermartabat. Serta mengusung misi meningkatkan kesejahteraan dan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul.

"Sehingga, anak adalah aset. Dan harapan kita ke depan, bisa menjadi anak dengan kualitas 24 karat dan berkualitas unggul," tegas Kang Marhaen saat membuka acara dari Command Center Pemkab Nganjuk tersebut. 

Sebagai informasi, acara tersebut diikuti oleh anak-anak dari seluruh Kabupaten Nganjuk. Termasuk jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang terkait.

Untuk itu, Kang Marhaen turut memberi semangat kepada para peserta webinar. Karena, para peserta adalah generasi dari Kabupaten Nganjuk. Sedangkan Kabupaten Nganjuk sendiri, dulu merupakan daerah yang bernama Anjuk Ladang.

"Anjuk Ladang memiliki arti tanah kemenangan. Tentu para pemuda Nganjuk juga memiliki gen atau semangat bermental juara. Jika lahir di Nganjuk, maka kita mewarisi gen Anjuk Ladang, atau tanah para pemenang," lanjut Kang Marhaen dengan penuh semangat.

Lebih dalam Kang Marhaen juga berpesan kepada keluarga untuk harus menjadi salah satu pembimbing anak. Sehingga, anak bisa berkembang dengan baik. Dan bisa sesuai yang diharapkan.

Selanjutnya, Kang Marhaen mengatakan, pada peringatan HAN kali ini, difokuskan pada pendidikan belajar. Hal itu mengingat pentingnya pendidikan di Kota Bayu. Dan sebagai upaya membangun kesadaran bersama. Baik orang tua, maupun guru yang harus memiliki persepsi yang sama. "Maksudnya, berilah hak dasar anak. Yaitu hak untuk hidup, hak tumbuh kembang, hak perlindungan, dan hak dasar partisipasi," pungkas Kang Marhaen.

Sementara itu, Agus Sugianto, SH selaku Kabid PPPA Dinsos PPPA Kabupaten Nganjuk mengungkapkan, webinar tersebut berawal dari inisiatif anak-anak yang tergabung dalam Forum Anak Nganjuk Jembatan Aspirasi (FANTASI). "Saya sangat mengapresiasi untuk dilaksanakan dengan konsep dari anak, untuk anak, dan oleh anak," lanjutnya. 

Sebagai informasi, webinar tersebut mengundang beberapa narasumber. Seperti Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Nganjuk Dr. H. Taufiqurrohman M.Ag. Kemudian, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nganjuk Dr. Sopingi AP, MM. Serta Kepala Dinsos PPPA Kabupaten Nganjuk Nafhan Tohawi SH, MH. Sedangkan moderator acara adalah Claudya P. Dewanti, SH yang juga sebagai Duta Perempuan dan Anak. (Cy/Cs)

Baca Juga :

0 Komentar