Percepat Penurunan Angka Stunting, Dinas PPKB Nganjuk Gelar Diseminasi Audit Kasus

Untuk Mengidentifikasi Resiko dan Penyebab Pada Kelompok Sasaran Berbasis Survaeilans Rutin atau Sumber Data

NGANJUK, PING- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) melaksanakan Diseminasi Audit Kasus Stunting Tahun 2022. Kegiatan dibuka oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Pemkab Nganjuk, Samsul Huda bertempat di Ruang Rapat Anjuk Ladang, Rabu (23/11/2022)

Dalam sambutannya, Samsul Huda yang mewakili Plt Bupati Nganjuk mengatakan bahwa penurunan angka stunting menjadi salah satu hal yang diprioritaskan di Kabupaten Nganjuk. Untuk itu, Samsul Huda mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini.

Baca Juga : Sukseskan ‘Bangga Kencana’ dan Percepatan Penurunan Stunting di Nganjuk, Kang Marhaen Beri Motivasi

“Pemerintah Daerah terus melakukan berbagai langkah, salah satunya yakni melaksananan Diseminasi Audit Kasus Stunting ini yang bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengetahui penyebab resiko stunting, kemudian dari hasil identifikasi dilakukan analisis guna memberikan rekomendasi sebagai upaya pencegahan yang harus dilakukan,“ ungkapnya.

Menurutnya, untuk mewujudkan target yang diharapkan tersebut, dibutuhkan koordinasi dan komitmen yang kuat dari berbagai pihak, baik dari bidang kesehatan, pangan dan gizi serta lingkungan yang memadai yaitu sanitasi, jamban keluarga dan ketersediaan air bersih serta pola asuh balita. “Mari kita bersama-sama wujudkan program ini, Nganjuk milik kita bersama,“ tutup Samsul Huda.


Peserta Diseminasi Audit Kasus Stunting Kabupaten Nganjuk tahun 2022

Sementara itu, Kepala Dinas PPKB Kabupaten Nganjuk Widyasti Sidhartini menyampaikan bahwa giat ini sesaui dengan instruksi Peraturan Presiden RI Nomor 72 Tahun 2021 tentang percepatan penurunan stunting.

Dijelaskan Widyasti bahwa tujuan dilakanakan kegiatan ini adalah untuk mengidentifikasi resiko dan penyebab pada kelompok sasaran berbasis survaeilans rutin atau sumber data lainnya.

Baca Juga : Kang Marhaen Launching Pemutakhiran Pendataan Keluarga 2022

Disamping itu, tujuan lainnya adalah untuk menemukan atau mengetahui resiko–resiko potensial penyebab langsung dan penyebab tidak langsung terjadinya stunting pada calon pengantin, ibu hamil, ibu nifas dan balita.

“Kita punya beberapa strategi yang perlu dioptimalkan dalam menurunkan angka stunting di Kabupaten Nganjuk, antara lain menurunkan prevalensi stunting, meningkatkan kualitas penyiapan kehidupan berkeluarga, menjamin pemenuhan asupan gizi, memperbaiki pola asuh, meningkatkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan,“ ungkapnya.

Widyasti menambahkan bahwa stretegi percepatan penurunan stunting dilakukan melalui pelaksanaan kegiatan prioritas rencana aksi nasional salah satunya adalah audit kasus stunting. Kegiatan ini diikuti oleh beberapa OPD terkait dan TPPKS Kabupaten Nganjuk, Tim Pakar, Tim Teknis, Kepala Desa dan Kader KB Desa Ngepung Patianrowo

Diseminasi Audit  Kasus Stunting Tahun 2022 dihadiri juga oleh Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur Koordinator Bidang KB Waluyo Ajeng Widowati, Sekretaris Komisi IV DPRD Nganjuk Anik Rahayu, Camat se Kabupaten Nganjuk dan Kepala Puskesmas. (Hs/Ys)

 

0 Komentar