Pemkab Percepat Pelembagaan Guna Targetkan Raih Penghargaan PUG

Sinergi bersama Pemerintah Desa dengan PPRG

NGANJUK, PING-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk menargetkan meraih penghargaan Pengarusutamaan Gender (PUG). Untuk itu, Pemkab Nganjuk melakukan beberapa upaya guna mencapai syarat yang diwajibkan. Salah satunya dengan melakukan percepatan pelembagaan PUG pada lembaga pemerintah desa.

Percepatan dilakukan dengan melaksanakan bimbingan teknis (bimtek) Perencanaan Penganggaran yang Responsif Gender (PPRG). Pesertanya adalah para perangkat desa, maupun pendamping Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) di Kota Bayu.

Total ada 80 orang peserta yang mengikuti bimtek. Dengan rincian, sebanyak 30 orang perangkat desa dan pendamping P3MD. Serta 20 camat seluruh Kabupaten Nganjuk.

Puluhan peserta tersebut mengikuti bimtek secara daring selama tiga hari. Dimulai pada Rabu (01/09/2021), dan berakhir pada Jumat (03/09/2021).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Sekretatis Daerah (Sekda) Kabupaten Nganjuk, Drs. Mokhamad Yasin, M.Si. Dalam sambutannya Sekda Yasin menyampaikan harapannya. Yaitu sukses dan maksimalnya pembangunan yang berproses gender sampai di tingkat desa. Sehingga, diharapkan tidak terjadi kesenjangan. Baik antara yang tua, muda, laki-laki, perempuan, maupun yang normal dengan yang disabilitas.

“Semua memiliki akses dalam rangka ikut pemerataan pembangunan yang ada di Kabupaten Nganjuk. Sehingga gender benar-benar menjadi pisau analisis dalam rangka menerapkan pembangunan yang berkelanjutan. Dan penghargaan tersebut adalah apresiasinya,” kata Sekda Yasin membuka acara dari Ruang Anjuk Ladang Pemkab Nganjuk tersebut.

“Pembangunan tidak bisa dimulai dari tingkat pemerintah kabupaten. Namun juga harus dimulai sejak tingkat desa, maupun kelurahan,’’ imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kabupaten Nganjuk Nafhan Tohawi, SH, MH menyampaikan, bimtek tersebut adalah syarat untuk memperoleh penghargaan PUG pada lembaga pemerintah desa.

Nafhan menyebut, ada tujuh prasyarat yang harus dipenuhi pada PUG. Salah satunya adalah tersedianya Sumber Daya Manusia (SDM) perencanaan dan penganggaran yang responsif gender. “Dengan dilaksanakannya PPRG desa diharapkan dapat meningkatkan kesetaraan dan keadilan gender di Kabupaten Nganjuk,” tutur Nafhan.

Sebagai informasi, bimtek PPRG turut dihadiri beberapa pihak. Seperti Inspektorat Daerah Kabupaten Nganjuk; dan Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Nganjuk; Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Nganjuk.

Sedangkan narasumber bimtek tersebut adalah Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Kependudukan (DP3AK) Provinsi Jawa timur Dr. Andriyanto, SH, M.Kes yang hadir secara virtual. Serta Kepala Bidang Kesetaraan Gender DP3AK Provinsi Jawa Timur One Widyawati, S.KM, M.Kes yang hadir secara langsung.

(ZK/AL)

 

Baca Juga :

0 Komentar