Pemkab Nganjuk Targetkan Sebanyak 8.300 Orang Pelayan Publik Siap Divaksinasi COVID-19

Vaksinasi Pelayan Publik Tahap I di Kabupaten Nganjuk Dimulai Pada Jum’at, 26 Februari 2021

Pemerintah Kabupaten Nganjuk berencana melaksanakan vaksinasi COVID-19 bagi Pelayan Publik pada Jum’at (26/2/2021). Vaksinasi ini akan dilaksanakan dengan jumlah sasaran sebanyak 8.300 orang Pelayan Publik yang terbagi di 20 Puskesmas, 5 Rumah Sakit dan 1 Klinik DKT di Kabupaten Nganjuk. 

Rincian Pelayan Publik tersebut antara lain TNI, Polri, Wakil Rakyat, Pejabat Pemerintah, ASN, Guru, THL, Aparat Hukum (Kejaksaan, Pengadilan, Rutan), Tokoh Agama, Petugas Stasiun/ Terminal, Petugas Perbankan, Petugas Perusahaan Listrik Negara (PLN), Petugas POS, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), serta petugas lain yang terlibat secara langsung dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. 

TNI dan Polri, serta kelompok pekerja keamanan lain menjadi prioritas Pemkab Nganjuk karena memiliki peran penting dalam membantu meningatkan proses tracing atau penelusuran kontak sehingga Pemkab dapat segera menentukan langkah-langkah yang diperlukan sejak dini untuk menurunkan laju penyebaran virus. 

Selain itu, Pemkab Nganjuk juga memprioritaskan vaksinasi untuk Guru agar membantu murid-murid yang tidak dapat belajar secara daring dikarenakan sejumlah keterbatasan, dapat segera melakukan proses belajar dan mengajar secara tatap muka. 

Perlu untuk diketahui bahwa vaksinasi bagi Pelayan Publik ini dijadwalkan akan dilaksanakan mulai pukul 08.00 – 11.00 WIB dan peserta vaksinasi diharuskan mengisi form skrining terlebih dahulu sebelum pelaksanaan vaksin. 

“Kita menargetkan pelaksanaan vaksinasi bagi Pelayan Publik ini sampai 3 Maret 2021 dan untuk tenaga vaksinator sudah siap semua, karena sudah ada pelatihan vaksinator sebelumnya,” tutur Yunlia Vidiarti, SKM selaku Kasie Surveilans dan Imunisasi.

Tahapan vaksinasi kali ini tidak jauh berbeda dengan yang sebelumnya. Calon penerima vaksin akan melakukan registrasi dan pengecekan kesehatan terlebih dahulu. "Jika lolos, bisa langsung melakukan vaksinasi. Setelah selesai, penerima vaksin akan langsung diobservasi. Setelahnya penerima vaksin akan mendapatkan kartu vaksin dan diizinkan untuk meninggalkan lokasi," imbuhnya. 

Kesiapan ASN: 

Menjadi salah satu pejabat yang mendapatkan jadwal vaksinasi perdana bagi Pelayan Publik Pemkab Nganjuk, Kepala Dinas Kominfo Kab. Nganjuk, Slamet Basuki, AP, menyampaikan apresiasinya terkait langkah Pemerintah dalam percepatan penanganan pandemi Covid-19 yaitu dengan menempatkan Pelayan Publik sebagai salah satu prioritas penerima vaksinasi. 

“Ini merupakan langkah bagus untuk Pemkab Nganjuk. Pelayan Publik merupakan representasi Pemkab dalam melayani masyarakat. Pelayan Publik tentunya selalu berinteraksi dengan masyarakat. Vaksinasi adalah senjata kita sebagai Pelayan Publik untuk membantu Pemkab. Vaksinasi oke, pelayanan kepada masyarakat tetap lanjut,” tuturnya.

0 Komentar