Pemkab Nganjuk Rancang Paket Desa Wisata Terintegrasi Selingkar Wilis Selatan

Pengembangan sektor pariwisata intensif terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Nganjuk. Hal itu terlihat dari langkah Pemkab Nganjuk yang terus mengenalkan wisata alam bagian dari Selingkar Wilis Selatan.

Bupati Nganjuk, H. Novi Rahman Hidhayat, S.Sos., M.M. mengatakan, Nganjuk nantinya diharapkan akan menjadi slah satu gerbang dalam pengembangan pariwisata Selingkar Wilis Selatan. Dimana hal itu bisa mengangkat potensi destinasi alam Kabupaten Nganjuk yang masih alamiah.

“Mulai dari tujuh air terjun berjajar, dan banyak wisata alam yang akan menjadi ikon di wilayah barat Jawa Timur dan akan menjadi destinasi alam di Selingkar Wilis Selatan, “ Mas Novi, sapaan akrab Bupati Nganjuk.

Untuk menuju kearah tersebut, dikatakan Mas Novi, kini Pemkab Nganjuk sedang berupaya menumbuh kembangkan Desa Wisata di Kabupaten Nganjuk. Dimana nantinya dengan adanya Desa Wisata yang berdiri maka bisa diintegrasikan menjadi satu desa kesatuan untuk di tawarkan menjadi satu paket wisata.

“Seperti desa penghasil buah durian, desa penghasil buah alpukat, desa penghasil buah duku dan sebagainya bisa dijadikan satu paket destinasi wisata. Dan itu nantinya bisa menjadi ciri khas wisata alam di Kabupaten Nganjuk, “ ucap Mas Novi.

Baca juga:
Tingkatkan Kompetensi, Manajer BUM Desa Bersama Serap Ilmu Dari Bupati Nganjuk
 

Sebelumnya Wakil Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi mengatakan, dengan beroperasinya jalan tol Trans Jawa akan dimanfaatkan Pemkab Nganjuk untuk menarik kunjungan wisatawan. Hal itu dilakukan melalui pengembangan kawasan segitiga emas Pariwisata Utama di Kabupaten Nganjuk.

Dikatakan Marhaen Djumadi, segitiga emas wisata utama Kabupaten Nganjuk yakni obyek wisata air terjun Sedudo, obyek wisata Selo Park, dan obyek wisata Semantok.

“Dari ketiga obyek wisata utama di Nganjuk itu masih ada satu yang sedang di bangun yaitu wadukSemantok. Kami targetkan tahun 2021 waduk Semantok sudah bisa diresmikan, “kata Kang Marhaen sapaan akrab Wakil Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi.

Disamping tiga segitiga emas wisata utama di Kabupaten Nganjuk, menurut Kang Marhaen, sejumlah obyek wisata pendamping juga akan ikut dikembangkan dan dipromosikan. Seperti obyek wisata Roro Kuning dan lainnya.

Dengan demikian, nantinya wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Nganjuk akan banyak pilihan untuk wisata.

“ Inilah mengapa saat ini kami terus mengkaji dan melakukan promosi pariwisata di Kabupaten Nganjuk yang tak kalah menariknya dengan daerah lain, “ tutur Kang Marhaen . (Hs,Ys/Diskominfo)

0 Komentar