Pemkab Nganjuk Ajukan 1.000 Formasi Guru PPPK

Kabar baik untuk guru honorer datang pada Hari Guru Nasional kemarin (25/11). Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Nganjuk telah ajukan seribu guru honorer untuk diangkat menjadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).

Formasi tersebut dipersiapkan untuk seleksi pada tahun 2021 nanti. Kepala BKD Nganjuk Sopingi melalui Kabid Pengadaan dan Mutasi Agus Heri Widodo menjelaskan, pengadaan ribuan formasi PPPK untuk guru honorer itu untuk menuntaskan target hingga 2024.

Baca juga:
Wapres Umumkan Seleksi 1 Juta Guru PPPK

Hal ini sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 49/2018 tentang Manajemen PPPK. “Nanti sudah tidak ada lagi status guru honorer,” terangnya kepada Jawa Pos Radar Nganjuk.

Menurut Agus, banyaknya jumlah formasi guru PPPK tahun depan dilandasi pula dengan keinginan Mendikbud Nadiem Makarim. Yakni pengangkatan satu juta guru honorer. Dalam hal ini, ia menjelaskan bahwa pengangkatan guru untuk formasi PPPK oleh Pemkab Nganjuk ini ada batas maksimalnya.

Kenapa usulan pemkab seribu guru? Agus menjelaskan, karena jumlah usulan dari Pemkab Nganjuk dibatasi. Yakni jumlah pensiun selama dua tahun ditambah 30 persen dari jumlah yang pensiun.

“Rata-rata setiap tahun yang pensiun ada 500 orang. Jadi selama dua tahun ada seribu,” ujar pria yang tinggal di Kelurahan Werungotok, Kecamatan Kota Nganjuk ini.

Sedangan untuk tambahan kuota 30 persen ini, menurut Agus, nantinya akan digunakan untuk tenaga teknis. Artinya sekitar 300 orang akan dialokasikan untuk lowongan formasi tenaga teknis lainnya. Kemungkinan yang paling banyak dibuka adalah tenaga kesehatan.

Baca juga:
Kemendikbud Ungkap Lima Terobosan Seleksi Guru PPPK 2021

Pria yang karib disapa Agus Bre ini menambahkan, walau sudah membuka seribu lowongan untuk guru honorer, jumlah tersebut belum bisa memenuhi kebutuhan guru di Pemkab Nganjuk. Sebab saat ini, kekurangan guru di Nganjuk lebih dari seribu orang.

Sementara itu, untuk mengikuti seleksi rekrutmen PPPK ini ada dua syarat yang harus dipenuhi oleh calon peserta. Pertama adalah guru honorer yang kini sudah terdata di dapodik. Kemudian, kedua adalah guru yang belum mengajar tetapi sudah memiliki sertifikat pendidik (serdik).

Jika tidak memenuhi persayaratan tersebut maka peluang untuk menjadi tenaga guru PPPK tertutup. Ditanya kapan jadwal perekrutan PPPK akan dibuka? Sejauh ini, Agus mengaku, belum ada jadwal resminya. Tetapi, pelaksanaannya harus dilakukan pada tahun 2021 nanti.

Agus juga menjelaskan beberapa poin yang menjadi pembeda dengan perekrutan PPPK dengan tahun sebelumnya. Setiap pendaftar diberi kesempatan mengikuti ujian seleksi sampai tiga kali.

Kalau pada kesempatan pertama gagal, Agus menyatakan, dapat belajar dan mengulang ujian hingga dua kali lagi di tahun yang sama atau berikutnya. “Sebelumnya setiap pendaftar diberi kesempatan mengikuti ujian seleksi sebanyak satu kali setiap tahun,” terangnya.

Selain itu, sambung Agus, Kemendikbud akan menyediakan materi pembelajaran secara daring untuk membantu pendaftar mempersiapkan diri sebelum ujian seleksi. Kemudian, biaya ujian ditanggung Kemendikbud serta pemerintah pusat memastikan tersedianya anggaran untuk gaji semua peserta yang lulus seleksi guru PPPK.


Sumber: Radar Nganjuk

5 Komentar

Endang subekti

Sangat setuju biar nasib kami berubah sejahtera

Anwar sinurat

Saya berharap kepada bapak bupati dan bapak wakil bupati dapat memberi saya peluang dan dibuka peluang untuk masuk Pegawai PPPK di nganjuk formasi bidang Guru Pendidikan Agama Kristen di Kabupaten Nganjuk,saya sdh 8 tahun jadi guru honorer non k 2.Saya mengajar agama kristen di 4 sekolah dasar.paling tinggi di beri gaji hanya100.000-400.000 perbulan dan ada sekolah dasar yg tidak peduli terhadap kepedulian saya mengajar murid di sekolah tsbt.jadi tolong Bapak Bupati dan Bapak Wakil Bupati Nganjuk memberi kesempatan mengangkat pegawai PPPK

Alfin

Yg ijasahnya diploma 2 pgsd bisa ikut tes tdk, eks k2, dan sdh masuk dapodik,....tolong beri kesempatan, sdh puluhan thn mengabdi

santosa

Mengapa kok selalu GTT saja yang selalu ada peluang, untuk PTT Kapan.....? selama ini PTT tidak tersinggung sama sekali. tolong untuk PTT nya juga harus di pikir

FATKUR ROHMAN

Formasi PPPK untuk PTT dilingkungan pendidikan apa kosong