Pemkab akan Maksimalkan Posko di Tingkat Desa dan Kelurahan

Tindaklanjut Webinar Peningkatan Kapasitas Kepemimpinan Kolaboratif dalam Upaya Penanganan COVID-19

NGANJUK, PING-Satuan Tugas (Satgas) COVID-19 menyelenggarakan webinar bertema "Peningkatan Kapasitas Kepemimpinan Kolaboratif dalam Mempercepat Penanganan COVID-19", Senin (02/08/2021). Webinar tersebut berlangsung secara daring. Dan diikuti sejumlah peserta, yang merupakan jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dari seluruh Jawa dan Bali. Termasuk para pimpinan daerah, maupun anggota satgas COVID-19 di tingkat kabupaten dan kota.

Di Kota Bayu, webinar diikuti oleh Plt Bupati Nganjuk Dr. Drs. H. Marhaen Djumadi, SE, SH, MM, MBA dari Command Center. Turut mengikuti, jajaran Forkopimda Kabupaten Nganjuk. Seperti Dandim 0810/Nganjuk Letkol Inf Gregorius Luky Ariesta, S.I.P, M.Si. Kemudian Wakapolres Nganjuk Kompol Moh Ansori Khafafi, SH. Dan Sekda Kabupaten Nganjuk, Drs. Mokhamad Yasin, M.Si bersama instansi terkait.

Webinar tersebut dipimpin oleh Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian bersama Ketua Satgas COVID-19, Letjen TNI Ganip Warsito, SE, MM. Dalam sambutannya, Jenderal Ganip mengatakan bahwa untuk beberapa pekan belakangan, kasus COVID-19 melonjak cukup drastis. Sehingga dampak pandemi menyebabkan krisis bersifat multisektor. Baik dari sisi kesehatan, ekonomi, sosial dan sektor-sektor strategis lainnya. “Perlu adanya penanganan yang harus mengutamakan keseimbangan multidimensi hingga di level mikro sebagai salah satu upaya kita bersama saat ini” kata Jenderal Ganip.

Ganip juga menegaskan bahwa penanganan berbasis mikro merupakan strategi yang ampuh dan khas yang dimiliki oleh Indonesia. Sehingga, bisa sebagai solusi penanganan pandemi. Strategi ini dapat dijalankan secara efektif dengan melibatkan seluruh pihak. Baik dari tingkat provinsi, kabupaten atau kota, desa maupun kelurahan hingga RT danRW. 

“Kolaborasi daerah dapat diwujudkan melalui terbentukanya Satgas COVID-19. Pentingnya keberadaan posko Satgas COVID-19 menciptakan peluang penanganan lintas sektoral di daerah yang cepat dan responsif  melalui dari posko satgas di level rovinsi hingga di level desa dan kelurahan,” tegasnya.

“Kita telah mengetahui bahwa posko satgas memiliki empat fungsi. Yaitu pencegahan, penanganan, pembinaan, dan dukungan. Jika kita dapat memastikan empat fungsi tersebut berjalan dengan baik, maka kita meyakini pengendalian di daerah dapat berjalan dengan efektif. Bahkan sampai di lingkup terkecil. Yaitu desa dan kelurahan” terangnya.

Atas arahan Ketua Satgas COVID-19 itu, Kang Marhaen mengatakan, Pemkab Nganjuk akan berupaya memaksimalkan peran posko hingga di tingkat desa dan kelurahan. Serta mendorong keikutsertaan aktif dari RT dan RW.

“Sehingga semua ikut aktif, dan mengawasi. Dan empat fungsi posko tersebut bisa berjalan. Yakni pencegahan, penanganan, pembinaan, dan dukungan. Dengan harapan pandemi segera berakhir,” kata Kang Marhaen penuh harap. (El/Aeh)

 

Baca Juga:

0 Komentar