Pemerintah Kecamatan Wilangan Monev Pengelolaan Dana Desa di Sukoharjo dan Ngudikan

Monitoring dan Evaluasi Penyerapan Dana Desa Tahun 2022

NGANJUK, PING - Dinamika tata kelola aturan yang mengikat dalam penyelenggaraan Pemerintah Desa hampir selalu mengalami perubahan disetiap tahun, khususnya berkaitan dengan pengelolaan keuangan maupun pengelolaan administrasi pemerintahan desa. 

Dengan latar belakang inilah maka Pemerintah Kecamatan Wilangan melakukan monitoring dan evaluasi atas kinerja Pemerintah Desa. Monitoring ini bertujuan untuk memotret sejauh mana Pemerintah Desa dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi dalam penyelenggaraan administrasi desa.

Dengan dipimpin Sutomo selaku Camat Wilangan, didampingi Kasi PMD, Kasi BINWAS, Bendahara Kecamatan, Pendamping Desa dan Pendamping Kecamatan mengadakan monitoring dan evaluasi penyerapan Dana Desa. Dana Desa yang dimaksud adalah dari Tahap 1 dan 2 Tahun 2022. 

Baca Juga : Pemkab Nganjuk Siap Sukseskan SPI KPK RI Tahun 2022

Secara teknis, kegiatan monev dilaksanakan dengan turun secara langsung ke desa-desa se Kecamatan Wilangan. Monitoring dimulai dari Desa Sukoharjo dan Desa Ngudikan pada hari Senin (8/8/2022).

Kegiatan Monitoring dan Evaluasi Pengelolaan Dana Desa yang dilaksanakan Pemerintah Kecamatan Wilangan

Sutomo mengatakan ini merupakan agenda wajib yang dilakukan oleh Tim Monev Kecamatan Wilangan untuk mengevaluasi segala bentuk pengelolaan keuangan Desa dan pelaksanaan kegiatan pembangunan fisik yang ada didesa sehingga jika ada pengawas Kabupaten atau tim Inspektorat meninjau keuangan desa, pihak desa sudah siap.

“Selain itu juga untuk melihat kesesuaian antara perencanaan dan hasil dilapangan, penyusunan administrasi pertanggungjawaban, serta menginventarisir kendala dilapangan”, ujar Sutomo.

Baca Juga : Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Nganjuk Rutin Adakan Perpustakaan Keliling

Lebih lanjut, Sutomo menjelaskan bahwa kegiatan monitoring yang dilakukan bersifat preventif untuk mengantisipasi agar tidak terjadi kesalahan baik dari aspek proses maupun hasil pengelolaan bantuan dana desa sehingga harapan setelah kegiatan monev ini Pemerintah Desa dapat lebih baik dan akuntabel dalam pengelolaan dana desa.

“Dengan adanya monitoring dan evaluasi berkala tersebut diharapkan penggunaan dana desa berjalan sesuai aturan, transparan serta tidak menjadi masalah di kemudian hari,” tutupnya.

Baca Juga : Peringati 10 Muharram, Pemkab Nganjuk Berbagi Kasih Sayang dengan Anak Yatim Piatu

 

 

 

0 Komentar