Pelaksanaan PPKM di Kecamatan Berbek Berlangsung Ketat

Menyadarkan masyarakat tentang pentingnya mematuhi protokol kesehatan

Meningkatnya angka Konfirmasi positif COVID-19 di Nganjuk, menjadikan Satgas COVID-19 Nganjuk menetapkan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau dikenal dengan PPKM yang ditetapkan dengan Keputusan Bupati Nganjuk, Nomor 188/13/K/411.012/2021.

Hasil evaluasi yang dilakukan dalam rapat koordinasi Satgas COVID-19 Nganjuk pada menyoroti beberapa kecamatan yang menjadi zona merah antara lain Kecamatan Nganjuk, Kertosono, Tanjunganom, dan Berbek. Zonasi kecamatan ditentukan berdasarkan data penanganan COVID-19 dari Dinas Kesehatan.

Atas kondisi itu, Satgas COVID-19 Kabupaten yang diketuai Bupati Nganjuk, Novi Rahman Hidhayat, memerintahkan Camat untuk bersama unsur Forpimcam Kapolsek dan Danramil menyosialisasikan PPKM serta melakukan operasi yustisi penegakan PPKM.

Merespon cepat instruksi Bupati, Nurbinti, S.Sos, MM, Camat Berbek memerintahkan kepada Satgas Covid-19 tingkat kecamatan, untuk setidaknya dilaksanakan 3 kali sehari operasi yustisi protokol kesehatan. Beberapa tempat yang biasa dilakukan operasi yutisi diantaranya, depan pasar, depan Kecamatan Berbek, depan Balai Umum, depan Koramil, depan Polsek dan belakang pasar, serta café-café yang rawan kerumunan.

Tidak hanya di tingkat kecamatan saja, namun di tingkat desa juga diadakan operasi yustisi yang dilaksanakan oleh tim satgas desa 2 hari sekali. Dari penerapan PPKM sejauh ini, masih ada masyarakat yang tidak mematuhi peraturan untuk memakai masker.

Atas pelanggaran tersebut, dari pihak Satgas Covid-19 Kecamatan Berbek memberikan sanksi sosial berupa push up, menyanyikan lagu Indonesia Raya, Pancasila dan hormat Bendera Merah Putih.
Selanjutnya Forpimcam juga mendatangi rumah warga yang akan melaksanakan hajatan, diberikan sosliasasi untuk melaksanakan instruksi Bupati tentang PPKM dalam upaya pengendalian penularan Covid-19.

(Tegas. Satgas COVID-19 Kecamatan Berbek memberi sanksi disiplin pelanggar PPKM)

“Saya berharap tentang adanya pemberlakuan PPKM ini di Kabupaten Nganjuk hususnya di Kecamatan Berbek yang sejak 24 Desember 2020 di tetapkan sebagai zona merah, untuk dapat menyadarkan masyarakat sendiri tentang pentingnya pola hidup bersih dan sehat serta mematuhi protokol kesehatan itu sangat penting,” terang Camat Berbek.

Dan tentang pengetatan protokol kesehatan berupa pembatasan jam operasional untuk pusat perbelanjaan, dalam pelaksanaannya jam malam di Berbek terdapat jalan yang ditutup mulai pukul 19.30 sampai dengan 04.00 di Jalan Mayjend Supeno atau di sepanjang jalan mulai depan balai umum sampai timur pasar guna menghindari kerumunan. (ae)

0 Komentar