Parade Dalang Junior Anjuk Ladang Peringati HUT ke 76 RI

Disparporabud Berupaya Lestarikan Budaya Wayang Kulit Purwa

NGANJUK, PING-Dinas Pariwisata, Kepemudaan, Olahraga dan Kebudayaan (Disparporabud) Kabupaten Nganjuk menyelenggarakan Pertunjukan Parade Dalang Junior Anjuk Ladang, Selasa (24/08/2021). Kegiatan itu dalam rangka memperingati HUT ke 76 Proklamasi Kemerdekaan RI. Sekaligus, dalam rangka melestarikan Wayang Kulit Purwa.

Parade dibuka dengan penyerahan gunungan wayang. Gunungan diserahkan oleh Kepala Disparporabud Kabupaten Nganjuk drs. Gunawan Widagdo, M.Si bersama Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nganjuk Dr. H. Sopingi, AP, MM kepada dua dalang junior. Yaitu Dika Putra Wiratama, dan Mochammad Rizky Harimurti.

Dalam sambutannya, Gunawan Widagdo berharap melalui parade tersebut, Wayang Purwa dapat dikenal di seluruh nusantara. Apalagi, Wayang Purwa adalah kebudayaan Kota Bayu. "Dan kami harap dapat memberi semangat budaya asli Nganjuk," tutur Gunawan pada acara yang berlangsung di Pendopo Kabupaten Nganjuk itu.

Sebagai informasi, Wayang Purwa atau Wayang Kulit Purwa diperkirakan berusia paling tua di antara wayang kulit lainnya. Kemungkinan, berasal dari abad ke 11. Hal itu terlihat dari tertulisnya Wayang Purwa pada prasasti peninggalan yang ditemukan di masa pemerintahan Maharaja Prabu Airlangga Wisnumurti.

Disebutkan bahwa, hanonton ringgit manangis asekel muda hidepan, huwus wruh towin jan walulang inukir molah angucap. Yang berarti, ada orang melihat wayang menangis, kagum, serta sedih hatinya. Walaupun sudah mengerti bahwa yang dilihat itu hanya kulit yang dipahat berbentuk orang dapat bergerak dan berbicara

0 Komentar