Mobile VCT di Lingkungan Lapas, Dinkes Nganjuk Gandeng KPAD Lakukan Deteksi Dini

Adakan Sosialisasi dan Screening untuk Mencegah dan Menanggulangi HIV/AIDS kepada Warga Binaan di Kota Bayu

NGANJUK, PING-Sinergitas dan kolaborasi antara Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Nganjuk dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Nganjuk terus ditingkatkan terutama menyangkut layanan kesehatan terhadap warga binaan.

Kali ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Nganjuk melibatkan tim medis dari Puskesmas Nganjuk bersama Komisi Penanggulangan AIDS Daerah (KPAD) untuk melaksanakan Sosialisasi HIV/AIDS dan VCT Mobile serta Screening HIV kepada Warga Binaan Lapas IIB Nganjuk, Rabu (29/06/2022).

Bertempat di Aula Lapas Kelas IIB Nganjuk, Dinas Kesehatan Kabupaten Nganjuk bersama Tim Medis Puskesmas Nganjuk yang terdiri dari PP HIV, Dwi, juga dokter yang bertugas memberikan materi dasar-dasar dan bahaya HIV/AIDS serta maksud dan tujuan  VCT  kepada seluruh warga binaan yang kebanyakan tersangkut kasus narkoba dan bertato.


Warga binaan Lapas IIB Nganjuk ikuti screening, untuk deteksi dini HIV/AIDS

Usai sosialisasi, kegiatan dilanjutkan dengan VCT yakni tes dan konseling HIV kepada Warga Binaan Lapas II B Nganjuk.

Hal tersebut disampaikan Komisi Penanggulangan AIDS Daerah (KPAD) Kabupaten Nganjuk, Triono, kepada PING. Menurutnya, pelaksanaan sosialisasi dan Mobile VCT ini bertujuan untuk pencegahan, penanggulangan, dan pengendalian serta deteksi dini kasus HIV/AIDS di lingkungan Lapas IIB Nganjuk.

“Setelah sosialisasi ini, akan langsung dilaksanakan screening kepada warga binaan. Untuk tahap pertama yang diperiksa ada 60 orang dari jumlah total 413 orang warga binaan. Rencananya nanti akan dilaksanakan secara bertahap dengan jadwal menyesuaikan situasi dan kondisi,“ terangnya.

Dijelaskan Triono, dari 60 orang warga binaan yang mengikuti screening HIV dan Mobile VCT ternyata hanya 51 orang, 9 orang warga binaan diantaranya tidak mengikuti dikarenakan berhalangan.

“Alhamdulillah, hasil pemeriksaan VCT tadi semuanya NR (non-reaktif). Artinya, tidak ada yang positif HIV/AIDS. Semoga Nganjuk bebas dari HIV/AIDS,“ harap Triono.

Sebagai informasi, sosialisasi ini turut dihadiri langsung Kalapas Nganjuk Giyono, Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Kabupaten Nganjuk Ikhrom beserta jajarannya, Komisi Penanggulangan AIDS Daerah (KPAD) Kabupaten Nganjuk Triono, dan Tim Medis Puskesmas Nganjuk.

 

 

Baca Juga :

0 Komentar