Majukan IKM, Disperindag Beri Legalitas Halal

Lakukan Pelatihan dan Pemberian Merk untuk Naikkan Daya Saing

NGANJUK, PING-Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Nganjuk berupaya mengembangkan Industri Kecil Menengah  (IKM) Kota Bayu. Caranya dengan memberi berbagai pelatihan dan pemberian merk, serta legalitas halal. Hal itu dikatakan oleh Arik Dyah Rusmasari, SE selaku Kabid Perindustrian Disperindag Kabupaten Nganjuk dalam talkshow di 105,3 RSAL FM, Selasa (25/05/2021).

Arik menyampaikan, Disperindag Kabupaten Nganjuk dalam mengembangkan IKM yakni dengan melakukan berbagai pemberdayaan berupa pelatihan. Pada tahun 2020, juga dilakukan berbagai pelatihan untuk jenis makanan dan minuman bagi pelaku IKM, seperti di Ngetos yang memiliki tanaman buah-buahan, yakni rambutan dan jeruk.

(Salah satu upaya Disperindag Kabupaten Nganjuk dalam mengembangkan IKM di Kabupaten Nganjuk dengan mengadakan pelatihan pembuatan produk olahan dari buah rambutan dan jeruk di Kecamatan Ngetos pada beberapa waktu lalu).

"Kami lakukan pelatihan untuk mengolah buah tersebut tidak hanya menjual buah segar. Tapi juga diolah menjadi selai, kripik dan berbagai produk olahan lainnya. Sehingga dapat tahan lebih lama dan bernilai jual lebih tinggi," ungkapnya pada acara yang dipandu oleh host Asti Hanifah tersebut.

Sementara itu, Riyana Widayanti, SE, MM selaku Kasi Penyuluh dan Pengawas Disperindag Kabupaten Nganjuk menyampaikan bahwa dalam pelatihan tersebut, disesuaikan dengan produk lokal yang ada. Misalnya untuk daerah yang berbasis pertanian akan diberikan wawasan terkait cara pengolahan produk hasil pertanian. Selain itu juga diberikan wawasan tentang cara pemasaran dan kemasan produk agar bisa berdaya saing dengan kota-kota lain.

Selain itu, pihaknya juga telah memfasilitasi berupa merk dan legalitas halal bagi para pelaku industri kecil menengah. Pada tahun 2019 ada 50 produk yang diberikan merk, dan tahun 2020 ada 40 produk yang diberikan merk. Serta 15 produk dengan legalitas halal.

"Untuk teman-teman yang sudah memiliki produk dan telah kami lakukan pembinaan peningkatan mutu, seperti memberi legalitas kami harap agar lebih percaya diri dengan produknya sendiri," tutup wanita berhijab tersebut.

0 Komentar