Lanjutkan Pembangunan Pedestrian, Dinas PRKPP Siapkan Dokumen Lelang Perencanaan

Pembangunan pedestrian tahun ini dilanjutkan hingga Jembatan Ploso

Setelah menuntaskan pembangunan pedestrian di sisi barat sepanjang satu kilometer pada akhir Desember 2020 lalu, tahun ini Pemkab Nganjuk mengalokasikan dana Rp. 25 miliar untuk melanjutkan pembangunan pedestrian di sisi timur sepanjang dua kilometer hingga jembatan Ploso dan juga di sisi barat yang saat ini baru sampai di Taman Nyawiji akan dilanjutkan hingga jembatan Ploso.

Kepala Dinas PRKPP Kab. Nganjuk, Suharono, S.Sos, MM mengungkapkan bahwa meskipun Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Tahun Anggaran 2021 belum keluar hingga minggu kedua di bulan Januari ini, pembangunan pedestrian di Jl. Ahmad Yani Nganjuk Kota tetap dipastikan akan dilanjutkan tahun ini.  Kepastian tersebut dapat terlihat bahwa saat ini Dinas PRKPP telah menyiapkan dokumen untuk lelang perencanaannya. “Begitu DPA Tahun Anggaran 2021 nanti keluar, kami pasti segera memproses lelang perencanaan pedestrian karena persiapan RUP (Rencana Umum Pengadaan) sudah oke,” ujarnya.  

Suharono juga menjelaskan bahwa sebelum DPA keluar, dirinya selaku Pengguna Anggaran (PA) belum berani melangkah lebih jauh karena kelanjutan proyek pedestrian tahun ini masih menunggu DPA Tahun Anggaran 2021 keluar terlebih dahulu. Seperti yang kita ketahui bahwa DPA merupakan dokumen yang memuat pendapatan dan belanja setiap OPD yang digunakan sebagai dasar pelaksanaan oleh Pengguna Anggaran.

Perlu untuk diketahui bahwa setelah dilakukan penyerahan proyek tahap 1 pada akhir Desember 2020 lalu, saat ini perawatan pedestrian sisi barat sepanjang satu kilometer di Jl. Ahmad Yani Nganjuk Kota tersebut masih menjadi tanggung jawab rekanan. Mulai dari memastikan deretan lampu, kondisi lantai granit tiga dimensi, hingga sarana kelengkapan lainnya agar tetap bagus. Suharono juga menjelaskan bahwa meskipun masih menjadi tanggung jawab rekanan, Dinas PRKPP tetap melakukan pengawasan setiap hari. “Sesuai rencana, penyerahan tahap 2 baru akan dilakukan enam bulan ke depan atau akhir Juni 2021 nanti. Walaupun masih menjadi tanggung jawab rekanan tetapi kami setiap hari melakukan pengawasan untuk memastikan kondisi bangunan pedestrian sisi barat tetap bagus”, jelasnya.

Jika pedestrian sisi barat hanya selebar 3,5 meter, pedestrian sisi timur nantinya akan dibuat lebih lebar yaitu mencapai empat meter. Selebihnya, Pemerintah Kabupaten Nganjuk akan mengakomodasi masukan dari berbagai pihak terkait proyek di jantung Nganjuk Kota tersebut. Ruang terbuka berupa pedestrian yang menarik perhatian besar masyarakat tersebut ditargetkan tuntas pada tanggal 17 Agustus 2021 nanti. 

0 Komentar