Langkah Nyata Kurangi Pengangguran, Disnaker Nganjuk Gelar Pelatihan Ketrampilan Berbasis Kompetensi

Siapkan SDM Unggul dan Berkualitas Untuk Masuki Dunia Kerja

NGANJUK, PING- Pemerintah Kabupaten Nganjuk melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) terus membuat terobosan program inovasi untuk mengurangi dan menekan angka pengangguran di Kota Angin.

Usai sukses menggelar pelatihan memasak untuk warga terdampak Bendungan Semantok, kali ini Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Nganjuk juga menggelar pelatihan keterampilan berbasis kompetensi untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) pencari kerja.

Pelatihan berbasis kompetensi itu diadakan Disnaker dengan menggandeng salah satu perusahaan yang ada di Kabupaten Nganjuk. 

Baca Juga : Entaskan Pengangguran dan Kemiskinan, Disnaker Selenggarakan Pelatihan Berbasis Masyarakat

Kepala Disnaker Kabupaten Nganjuk, Supiyanto mengatakan, pelatihan ketrampilan berbasis kompetensi itu dilaksanakan selama 20 hari. Melalui pelatihan tersebut pihaknya berharap kualitas sumber daya para pekerja bisa disiapkan dengan baik.


Sebanyak 64 peserta ikuti Pelatihan Ketrampilan Berbasis Kompetensi di Aula Disnaker Kabupaten Nganjuk

"Tentunya dengan mendapatkan ketrampilan, maka pencari kerja memiliki bekal untuk bekerja di industri atau perusahaan nantinya," kata Supiyanto, saat ditemui PING di Aula Disnaker, pada Rabu (27/07/2022).

Dikatakan Supiyanto, Pelatihan Ketrampilan Berbasis Kompetensi pada 2022 tersebut diikuti oleh 64 peserta yang fokus pada pelatihan menjahit karung. "Nanti peserta latihan akan kami langsung salurkan ke perusahaan dan juga akan ada gelombang berikutnya yang mengikuti pelatihan dengan bidang yang berbeda sesuai kebutuhan pada perusahaan,“ ucap Supiyanto.

Dengan memberikan pembekalan kompetensi kepada para pencari kerja, Supiyanto berharap bisa lebih menyiapkan pekerja untuk dapat bersaing di pasar kerja. Karena dengan memberikan ketrampilan tersebut, maka menjadi upaya untuk mengatasi masalah pengangguran terbuka di Kabupaten Nganjuk.

"Makanya, kami berpesan agar setelah selesai dari pelatihan ini, para pekerja tetap dapat meningkatkan kualitas pengetahuan, ketrampilan dan sikap yang dimiliki," tandas pria asal Kecamatan Gondang tersebut.

Baca Juga : Disnaker Ajak Para Pencari Kerja di Kota Bayu Ikut Program Magang Kerja di Jepang

Lebih lanjut Supiyanto menegaskan, bahwa sumber dana kegiatan pelatihan ini berasal dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun 2022. Dalam hal ini difungsikan untuk mengurangi dan menekan angka pengangguran di Kabupaten Nganjuk. “ Ini adalah pelatihan angkatan pertama dari alokasi anggaran DBHCHT, “ tambahnya.

Sebagai informasi, setelah pelatihan tersebut para peserta pelatihan langsung disalurkan di perusahaan karung yang ada di Kecamatan Rejoso. Kegiatan tersebut juga turut menghadirkan narasumber dari Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Nganjuk, Muslim Harsoyo serta Kepala UPT Pelatihan Kerja Nganjuk, Sentot Vajar. (Hs/Ys)

0 Komentar