Kunjungi Longsor Ngetos, DPRD Jatim Serap Aspirasi Korban

Serap aspirasi daerah pasca penanganan bencana di Kabupaten Nganjuk

Bencana tanah longsor yang terjadi di Desa Selopuro Kecamatan Ngetos yang merenggut korban jiwa sebanyak sembilan belas orang dinyatakan meninggal dunia, dan dua dinyatakan selamat menyisakan duka mendalam di Kabupaten Nganjuk,  minggu, (14/02/2021) lalu.

Penanganan bencana tanah longsor yang dilakukan pemerintah daerah, bekerjasama dengan instansi terkait (dari TNI,POLRI, Basarnas, BPBD Kab/Prov dan para Relawan) menunjukan kerjasama yang baik/sinergitas antara lembaga/badan institusi pemerintah, terbukti dalam kurun waktu 5 hari proses pencarian berhasil menemukan/mengevakuasi seluruh korban longsor, “Penanganan begitu cepat, kita (posko longsor) menjadi penangan bencana tercepat di Indonesia” tegas Drs. Mukhamad Yasin, M.Si Sekretaris Daerah Kabupaten Nganjuk, dalam kunjungan kerja Komisi D/DPRD Provinsi Jawa Timur di Posko Longsor Desa Selopuro Kecamatan Ngetos, Selasa (23/02/2021).

Mukhamad yasin, melaporkan dari korban jiwa yang berhasil ditemukan, ada sebanyak 142 jiwa menempati posko pengungsian (di SDN 3 Ngetos), serta lahan yang sebelumnya ditempati warga/korban longsor sudah tidak bisa dijadikan tempat hunian lagi, ini dikarenakan kontur tanah yang basah dan bergerak berisiko menyebabkan longsor kembali.

Ia menambahkan, rumah/lahan yang terkena longsor, akan di relokasi ke tempat yang lebih aman (lahan perhutani), sebanyak 54 rumah layak huni nantinya yang akan disiapkan untuk korban terdampak longsor. Dengan luas tanah 2,5 Ha (untuk hunian 54 rumah) dengan total tukar guling diperkiran kurang lebih 10 Ha (ditambah dengan lahan persawahan korban longsor).

Sekda Kabupaten Nganjuk berharap, dengan kunjungan kerja dari DPRD Provinsi Jawa Timur dilokasi longsor Selopuro mampu memfasilitasi daerah dalam penanganan pasca longsor, “Program rencana kita bisa diteruskan melalui usulan DPRD Provinsi ke pemerintah pusat yaitu kementrian dan lembaga yang menjadi mitra komisi D/DPRD Prov, untuk proses realisasinya.” ungkap Mukhamad Yasin.

H. Masduki, Ketua Komisi D/DPRD Provinsi Jawa Timur menyampaikan bela sungkawa atas terjadinya musibah tanah longsor di Kabupaten Nganjuk tepatnya di Selopuro Ngetos.

Kunjungan Kerja. Komisi D/DPRD Provinsi Jawa Timur melakukan Kunjungan Kerja di Kabupaten Nganjuk/Posko Longsor Kecamatan Ngetos, selasa (23/02/2021)

Masduki menjelaskan, maksud dan tujuan komisi D, dalam kunjungan kerjanya di lokasi longsor kecamatan Ngetos untuk menyerap aspirasi/usulan dengan melihat kondisi yang terjadi di lapangan/lokasi longsor. “Usulan/aspirasi ini nantinya akan menjadi bahan/pembahasan di dalam rapat komisi, selanjutnya untuk ditindaklanjuti,” pungkas Masduki.

Hadir dalam kegiatan hari ini (23/02) Sekretaris Daerah Kabupaten Nganjuk, Kepala Dinas Sosial, BPBD Provinsi/Kabupaten, Dinas PU Provinsi/Kabupaten, Dandim Nganjuk, serta Forpimcam Kecamatan Ngetos. (And/Zak/Her)

 

 

0 Komentar