Kiprah PUSPAGA Tangani Kekerasan Dalam Keluarga

Layanan Bagi Orang Tua maupun Calon Orang Tua untuk Berkonsultasi Permasalahan Keluarga

NGANJUK, PING-Menjadi orang tua di era saat ini memiliki tantangan yang lebih berat dibanding era terdahulu. Hal ini karena adanya perubahan lingkungan maupun kemajuan teknologi yang cepat. Oleh karenanya, saat ini orang tua harus lebih memahami pola asuh dan tumbuh kembang anak. Orang tua maupun calon orang tua dapat berkonsultasi terkait hal tersebut kepada Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA).

PUSPAGA merupakan bentuk layanan di bawah koordinasi Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kabupaten Nganjuk. PUSPAGA merupakan wujud kepedulian negara dalam meningkatkan kehidupan keluarga, serta ketahanan keluarga melalui berbagai program. Antara lain pendidikan atau pengaushan, keterampilan menjadi orang tua, keterampilan melindungi anak, kemampuan meningkatkan partisipasi anak dalam keluarga maupun penyelenggaraan konseling bagi anak dan keluarga.

Musidah selaku Ketua Harian PUSPAGA Nganjuk mengatakan, pada tahun 2016 Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) menginisiasi hadirnya PUSPAGA di dua provinsi dan 16 kabupaten kota. Kemudian turut diinisiasi pula PUSPAGA di Kabupaten Nganjuk. “Untuk menampung masyarakat yang membutuhkan, terutama dalam peningkatan kualitas keluarga,” ujarnya saat menjadi narasumber talkshow 105,3 R-SAL FM, Kamis (29/04/2021).

Musidah mengatakan, PUSPAGA beranggotakan dari berbagai instansi. Tugas PUSPAGA sendiri memberi edukasi dan pendampingan terhadap masyarakat. Sedangkan sistem pelayanan PUSPAGA terbagi menjadi dua. Yaitu, pelayanan aktif dan pasif. Pelayanan aktif jika keluarga datang ke kantor PUSPAGA, untuk memberi mendapat bimbingan sesuai kebutuhan. 

Ke depannya PUSPAGA juga akan memiliki program pelatihan bagi calon pengantin. Diharapkan para calon pengantin sudah benar-benar siap, dan mengerti apa yang harus dilakukan. Misalnya tidak melakukan kekerasan terhadap diri sendiri, suami, keluarga dan terutama kepada anak. 

“Harapan kami semua masyarakat Nganjuk tidak sungkan dan tidak takut bahwa aibnya didengar oang lain. Ini bukan aib, tetapi belajar menjadi keluarga berkualitas,” tandasnya.

Pada kesempatan yang sama, Neti Yudiana selaku Sekretaris Harian PUSPAGA Kabupaten Nganjuk mengatakan bahwa kerahasiaan keluarga yang berkonsultasi akan dijaga dan tidak dibocorkan. Pihaknya juga menjalankan three end. “Yaitu akhiri kekerasan terhadap perempuan dan anak, akhiri perdagangan manusia dan akhiri kesenjangan ekonomi bagi perempuan,” tambahnya.

Sebagai informasi, pelayanan PUSPAGA bersifat pencegahan atau preventif. Sesuai kebutuhan keluarga, dan bukan penanganan kasus. PUSPAGA memberi layanan berupa informasi, edukasi, konseling, konsultasi, rujukan, sosialisasi dan penjangkauan yang dilakukan oleh tenaga profesional secara gratis. Informasi lebih lanjut dapat mendatangi kantor PUSPAGA Kabupaten Nganjuk dengan alamat Jalan Kapten Tendean No 41, Nganjuk. Atau bisa menghubungi kontak person atas nama Ibu Musidah (081232943467).

0 Komentar