Kenalkan Eco Wisata Seruni, Kelurahan Mangundikaran Ajak Ikuti Lomba Mural

Ajang Gali Potensi Budaya dan Hidupkan Potensi Ekonomi Masyarakat

NGANJUK, PING-Pemerintah Kelurahan Mangundikaran, Kecamatan Nganjuk berencana akan menggelar lomba mural tingkat kabupaten. Lomba tersebut akan dilaksanakan di lingkungan Gang Seruni, kelurahan setempat. Tujuannya adalah guna mengenalkan Eco Wisata Seruni, yang tengah digagas oleh pemerintah kelurahan dan masyarakat setempat.

Lurah Mangundikaran Azfandi Miftakhul Yaqin, S.IP, M.AP mengatakan, lomba mural mengusung tema ‘Budaya Nusantara Indonesia’. Lomba ditujukan bagi para remaja, pemuda maupun masyarakat umum untuk ikut berkarya. Sekaligus mendorong kepedulian terhadap lingkungan. Lomba tersebut juga sebagai inovasi bagi para pelajar yang memasuki masa libur sekolah.

Pelaksanaan lomba mural akan berlangsung di sepanjang jalan lingkungan Gang Seruni, Kelurahan Mangundikaran

“Sasaran utamanya adalah pelajar SMP, SMA dan masyarakat umum. Selain menggali potensi budaya, cinta lingkungan dan pengenalan Eco Wisata Seruni, lomba juga utuk mencipatakan wisata lingkungan yang berada di tengah kota. Inovasi ini merupakan rujukan dari daerah lain, seperti Kota Malang, Kabupaten Banyuwangi dan lainnya yang bergeliat dengan wisata yang ada di tengah kota,” tuturnya kepada PING, Senin (07/06/2021).

Lurah yang akrab dengan sapaan Fafan ini menambahkan, lomba maupun pengenalan Eco Wisata Seruni tersebut merupakan salah upaya pemulihan ekonomi di masa pandemi COVID-19. Terutama bagi warga setempat. Dengan adanya peserta lomba maupun wisatawan yang datang, diharapkan roda perekonomian di sana berjalan. “Tentu pelaksanaannya dengan menerapkan protokol kesehatan,” lanjutnya.

Bis beton sebagai media gambar lomba Mural di Gang Seruni, Kelurahan Mangundikaran

Sebagai informasi, pelaksanaan lomba mural akan berlangsung di sepanjang jalan lingkungan Gang Seruni, Kelurahan Mangundikaran. Dengan jarak kurang lebih sejauh satu kilometer. Berbeda dengan lomba mural pada umumnya, lomba yang berlangsung di sekitar timur Stasiun Nganjuk itu akan menggunakan bis beton sebagai media gambar. Dimana bis beton tersebut saat ini telah dimanfaatkan warga setempat untuk budidaya ikan.

“Agar tidak hanya polos, tapi bisa menarik dipandang. Selain untuk budidaya, juga mempercantik lingkungan. Namun dengan budaya nusantara sebagai tema yang diusung dalam lomba. Semoga kegiatan ini bisa menjadi contoh dan motivasi bagi daerah lain yang ada di Kabupaten Nganjuk dalam mengembangkan potensi di wilayahnya,” tutup lurah yang pernah berdinas di Bappeda Kabupaten Nganjuk itu.

Rangkaian lomba sendiri telah dimulai. Untuk pendaftaran sejak 7 Juni 2021 hingga 7 Juli 2021. Pendaftaran di Jalan Diponegoro I No 61, Kelurahan Mangundikaran. Peserta dikenakan biaya pendaftaran sebesar Rp 75 ribu per tim, yang terdiri dari tiga orang personil. Kuta peserta juga terbatas, hanya sebanyak 75 peserta. Sedangkan pelaksanaan lomba akan berlangsung di Gang Seruni, pada tanggal 10 dan 11 Juli 2021. Bagi pemenang, akan mendapat hadiah menarik dari panitia. (Hs/Ys)

0 Komentar