Kelurahan Kartoharjo Jadi Sasaran Program KOTAKU Tahun 2021

Upaya Wujudkan Lingkungan yang Bersih, Indah dan Tanpa Kumuh

NGANJUK, PING-RT 04/RW 06 Lingkungan Puyang, Kelurahan Kartoharjo, Kecamatan Nganjuk menjadi sasaran pelaksanaan program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) tahun 2021. Sebagai penanda, dilakukan peletakan batu pertama pembangunan saluran air pembuangan di wilayah tersebut oleh Camat Nganjuk, Hari Moektiono, S.STp, M.Ap, Kamis (10/06/2021).

Sebagai informasi, KOTAKU adalah program dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk mewujudkan lingkungan perkotaan yang tidak kumuh. Sehingga akan tercipta lingkungan yang indah, bersih dan nyaman. Pelaksanaan program KOTAKU menggunaan sistem padat karya. Yakni Masyarakat yang merencanakan dan masyarakat pula yang melaksanakan. 

"Program KOTAKU juga pernah dilaksanakan di Kabupaten Nganjuk pada tahun 2020 yakni di Kelurahan Begadung, Kecamatan Nganjuk," kata Camat Hari Moektiono.

Sementara itu, Lurah Kartoharjo Sumaji mengatakan, mewakili masyarakat setempat, pihaknya menyampaikan terimakasih kepada pemerintah pusat dan daerah, terkait adanya program KOTAKU di wilayahnya. Selain dalam rangka untuk mendukung terwujudnya permukiman perkotaan yang layak huni, produktif, dan berkelanjutan, KOTAKU juga dapat merubah pola pikir masyarakat untuk berperilaku hidup sehat dan bersih.

Lanjut Sumaji, dipilihnya RT 04/RW 06 di Lingkingan Puyang tersebut merupakan hasil musyawarah dari masyarakat setempat. Dana yang diberikan Kementrian PUPR sebesar Rp 1 miliar tersebut akan digunakan untuk renovasi dan penataan Lingkungan Puyang agar menjadi lebih indah dan tidak kumuh. 

“Sementara dalam proses pengerjaanya pemerintah kelurahan menggandeng lembaga masyarakat LKM Karib Sejahtera sebagai pengerjanya. Pembangunannya meliputi salurah air pembuangan, jalan paving dan juga ornamen-ornamen untuk memperindah lingkungan,” tambahnya.

Terpisah, Amik selaku koordinator pelaksana kegiatan pembangunan KOTAKU di Kelurahan Kartoharjo menyampaikan, dalam pelaksanaanya sesuai dengan program padat karya. Masyarakat sekitar dilibatkan dalam proses pengerjaanya. “Bangunan fisik untuk masyarakat dan pengerjaanya juga dilaksanakan oleh masyarakat,” tutupnya.

Selain acara peletakan batu pertama tersebut, pada kesempatan itu juga sekaligus digunakan sebagai sosialisasi massal program KOTAKU. Acara dihadiri puluhan warga masyarakat setempat. Kemudian, organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. Misalnya Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPRKPP), Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

(Zk/Bay) 

0 Komentar