Kang Marhaen Tanam Pohon di Monumen Dokter Soetomo

Bersinergi Bersama Kajari, Ketua Pengadilan, dan Berbagai Koumitas

NGANJUK, PING-Plt Bupati Nganjuk DR. Drs. H. Marhaen Djumadi, SE, SH, MM, MBA melakukan penanaman pohon di area Monumen Dr. Soetomo, Desa Ngepeh, Kecamatan Loceret, Jumat (21/01/2022). Kegiatan tersebut terselenggara berkat kerja sama antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk dengan Kejaksaan Negeri Nganjuk (Kajari) dan Pengadilan Negeri (PN).

Selain itu, kegiatan tersebut juga diikuti sejumlah komunitas. Misalnya Komunitas Pecinta Sejarah Nganjuk (Kota Sejuk), Komunitas Wong Nganjuk, dan Komunitas Go Green.

Dalam sambutannya Kang Marhaen mengatakan kegiatan tersebut merupakan rangkaian dalam rangka peringatan Hari Jadi Kabupaten Nganjuk ke 1085. Selain itu, juga sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.

"Ada sebanyak 399 pohon yang ditanam, dan juga kita lepas sebanyak 351 ekor burung," ujar Kang Marhaen.

Kang Marhaen juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terlibat, dan menginisiasi kegiatan tersebut. Hal itu menjadi bukti bahwa Pemkab Nganjuk menjalin komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi yang baik dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Nganjuk.

"Selain itu, penanaman pohon ini merupakan wujud cinta kita kepada alam. Karena kalau kita mencintai lingkungan, alam juga akan bersahabat kepada kita," tambahnya sambil menyampaikan kegiatan tersebut sangat produktif dan inspiratif, dan menjadi makna tersendiri bagi penegakan hukum oleh Kejari Nganjuk maupun PN Nganjuk.


Secara simbolis Kang Marhaen bersama Kajari dan Kepala PN Nganjuk melepaskan burung merpati

Momen tersebut menurut Kang Marhaen juga akan dijadikan kesempatan memberi edukasi dan pencerahan hukum kepada masyarakat. Apalagi, Pemkab Nganjuk merupakan obyek hukum itu sendiri. Sehingga, Kang Marhaen berpesan agar pelanggaran hukum bisa dicegah, daripada diobati.

"Untuk saat ini permasalahan hukum sangat luar biasa. Maka perlu mempunyai rasa saling mengingatkan. Dengan harapan tahun 2022 bisa mewujudkan Nganjuk yang aman, terkendali, dan segala masalah hukum bisa menurun," pesan Kang Marhaen.

Sementara itu, Kepala Kajari Nganjuk Nophy Tennophero Suoth, SH, MH menambahkan, kegiatan tersebut berfilosofi dengan penegakan hukum di Kota Bayu. Sebab, pohon yang ditanam diharapkan berdiri tegak, dan kokoh.

Adapun sebanyak 399 batang pohon yang ditanam melambangkan jumlah tindak pidana yang ditangani Kejari Nganjuk, kemudian disidangkan oleh PN Nganjuk selama tahun 2021. Sedangkan 351 burung yang dilepas, melambangkan jumlah terdakwa dari jumlah kasus yang ditangani selama setahun lalu.

"Dengan penanaman pohon dan pelepasan burung ini, diharapkan tahun 2022 angka kriminalitas di Kabupaten Nganjuk bisa menurun," pungkas Kajari Nophy.

Sebagai informasi, baik Plt Bupati Kang Marhaen, Kajari Nophy, maupun Ketua PN Nganjuk Chitta Cahyaningtyas, SH, MH mengawali kegiatan dengan senam bersama dengan ratusan peserta lain. Kemudian acara dilanjutkan dengan melakukan penanaman pohon secara simbolis di area monumen pahlawan nasional tersebut. Selanjutnya, para pejabat tersebut bersama tamu undangan lain berkesempatan melepas burung merpati ke alam bebas. (Hs/Ys)

 

 

Baca Juga :

0 Komentar