Kang Marhaen Paparkan Smartcity, Asesor Kemenkominfo Beri Apresiasi

Nganjuk Ikuti Penilaian Program Gerakan Menuju Smartcity

Plt Bupati Nganjuk DR. Drs. H. Marhaen Djumadi, SE, SH, MM, MBA berkesempatan menyampaikan tentang implementasi Smartcity di Kota Bayu secara daring, Selasa (02/11/2021). Menurut Kang Marhaen, pembangunan Smartcity di Kabupaten Nganjuk telah berlangsung dengan fokus layanan publik. 

Menurut Kang Marhaen, Smartcity hadir untuk memberi solusi penyelesaian persoalan atau kebutuhan pemerintah, masyarakat, pelaku usaha, maupun pemangku kepentingan lainnya dengan menggunakan teknologi informasi. “Termasuk sensor dan data analitik,” terang Kang Marhaen dari Command Center Kabupaten Nganjuk.

Kang Marhaen lantas menerangkan berbagai implementasi Smartcity yang telah berjalan di Kabupaten Nganjuk. Antara lain layanan adminduk online DUKCAPIL CEMERLANG oleh Dinas Dukcapil, yang menjadi wujud nyata program unggulan Kabupaten Nganjuk. Kemudian Unit Reaksi Cepat Perbaikan Jalan (URC-PJ) memberi solusi cepat jalan rusak ringan yang ditangani Dinas PUPR. 

Untuk memudahkan warga membayar pajak, Bapenda yang dipimpin Drs. Nur Solekan, M.Si menghadirkan e-TAX atau pembayaran pajak secara daring. Ada pula Bos Didik Naik CB, aplikasi dari Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Nganjuk yang berisi berbagai sistem aplikasi terkait dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), dan berbagai kebutuhan terkait dinas pendidikan lainnya.

Di bidang sosial ada layanan KSATRIA SOSIAL milik Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kabupaten Nganjuk. Serta Public Safety Center (PSC) 119 milik Dinas Kesehatan (Dinkes) yang melayani pra fasilitas pelayanan kesehatan dan gawat darurat selama 24 jam yang tergabung dalam Layanan Pengaduan Darurat Terintegrasi Command Center.

"Seluruh sistem informasi layanan publik tersebut dikemas dalam program unggulan Nganjuk Smartcity yang menjadi janji kampanye kami," tutur Plt Bupati yang dikenal dekat dengan wong cilik itu. "Hal itu terbukti dari indeks capaian Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik (SPBE) dari tahun 2018 hingga 2020 yang mengalami kenaikan," tambahnya.

Asesor tim gabungan instansi Pusat mengapresiasi perkembangan Smartcity Kabupaten Nganjuk. “Dari paparan Pak Bupati tergambar implementasi Smartcity di Nganjuk lebih besar dari skor indikator yang masuk," ungkap Teddy Sukardi dari Kementerian Kominfo.

Untuk diketahui, paparan Bupati Nganjuk diselenggarakan dalam rangka penilaian Kabupaten Nganjuk sebagai 1 dari 200 Daerah calon peserta Program Gerakan Menuju Smartcity yang diselenggarakanm kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo). Nganjuk bersaing dengan 14 daerah di Jawa Timur.

Para asesor program antara lain Teddy Sukardi dari Kementerian Kominfo sebagai Pembina Smartcity. Kemudian Prof. Yudho Giri Sucahyo dari Universitas Indonesia. Selain itu, Wing Wahyu Winarno dari Universitas Gadjah Mada, Andrianto dan Rizky dari Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), dan Muhammad Fahrur Rozi dari Kemkominfo.

Sedangkan di Command Center Kabupaten Nganjuk, Kang Marhaen didampingi Kepala Diskominfo Kabupaten Nganjuk Slamet Basuki, AP. Kepala Bappeda Suharono, Kepala BKD Adam Muharto dan Sekretaris BPKAD.

Baca Juga:

0 Komentar