Kang Marhaen Ikuti Upacara Virtual Hari Kesaktian Pancasila

Pengibaran bendera pada tanggal 30 September dinaikkan setengah tiang, serta  1 Oktober, dinaikkan secara penuh.  Merupakan prosesi pengibaran bendera selama dua hari, yang dimaksudkan  bahwa pada 30 September sebagai tanda duka nasional peristiwa G30S setelah terbunuhnya beberapa perwira militer. Sementara keesokan harinya, bendera dinaikkan secara penuh sebagai simbol kemenangan berkat “kesaktian Pancasila” yang mampu menangkal ancaman ideologi komunis.

Begitu sekilas catatan peristiwa yang terjadi 55 tahun lalu, hari paling bersejarah bagi bangsa Indonesia. Hari ini, Kamis, 01 Oktober 2020, sejarah baru tertoreh. Upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila ke-55, dilakukan secara virtual.

 Upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang dilaksanakan di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur. Diikuti secara virtual oleh Wakil Bupati Nganjuk Dr. Drs. Marhaen Djumadi, SE,SH,MH,MBA dari Pendopo Pemkab Nganjuk.

Pada kegiatan upacara secara virtual tersebut, Bupati Nganjuk didampingi Jajaran Forkopimda Nganjuk dan seluruh Kepala OPD.

Dalam upacara tersebut, Presiden Republik Indonesia (RI) Ir. Joko Widodo bertindak sebagai Inspektur Upacara.

Sementara untuk pembacaan teks Pancasila dilakukan oleh Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Bambang Soesatyo. Selanjutnya, pembacaan Undang-undang Dasar (UUD) Negara Republik Indonesia dilakukan oleh Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI La Nyalla Mattalitti.

Serta pembacaan dan penandatanganan Ikrar dilakukan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Puan Maharani. Pelaksanaan upacara Hari Kesaktian Pancasila dilakukan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Hal itu dilakukan sebagai upaya pencegahan COVID-19. (Diskominfo,foto:humaskabnganjuk)

0 Komentar