Kang Marhaen Ikuti Rakor Pengengendalian COVID-19 Jenis Omicron

Sekaligus Penanganan Pekerja Migran Bersama Gubernur Khofifah

NGANJUK, PING-Perkembangan COVID-19 di Indonesia kini sedang mengalami tren naik apalagi dengan adanya varian baru Omicron. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Plt Bupati Nganjuk, DR. Drs. H. Marhaen Djumadi, SE, SH, MM, MBA mengikuti rapat koordinasi (rakor) Pengendalian COVID-19 dan Penanganan Kedatangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Jawa Timur, Senin (24/01/2022).

Rakor yang berlangsung di Convention Hall Grand City, Kota Surabaya tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Hj. Dra. Khofifah Indar Parawansa, M.Si. Sedangkan peserta rakor adalah seluruh kepala daerah beserta jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) seluruh Jawa Timur.

Mengawali sambutannya, Gubernur Khofifah menuturkan, rakor tersebut dalam rangka jelang kedatangan PMI. Serta sebagai antisipasi mencegah penularan COVID-19 jenis Omicron.

Apalagi, saat ini mobilitas masyarakat mulai cenderung naik. Mantan Menteri Sosial tersebut menyampaikan, kasus COVID-19 jenis Omicron di Indonesia diprediksi puncaknya pada bulan Februari dan Maret 2022.

"Sehingga perlu kolaborasi untuk melindungi 270 juta rakyat Indonesia," tutur gubernur wanita pertama di Jawa Timur tersebut.

Untuk itu, Gubernur Khofifah meminta agar penanganan kedatangan PMI dilakukan secara optimal. Mulai dari pintu masuk  bandar udara, pelabuhan laut dan pos lintas batas negara. Bagi pelaku perjalanan dari luar negeri, juga diwajibkan melakukan tes PCR dan karantina.


Kang Marhaen ikuti Rakor Pengendalian COVID-19 dan Penanganan Kedatangan PMI di Convention Hall Grand City, Kota Surabaya

"Dimana varian Omicron diketahui lebih mudah menular namun gejalanya lebih ringan. Ayo memberikan pelayanan yang baik untuk PMI," lanjutnya.

"Bukan hanya untuk warga Jawa Timur, dari provinsi manapun yang turunnya di Juanda jangan pulangkan dalam kondisi setengah sehat, pastikan memulangkan setelah sehat. Jadi pak bupati, walikota tolong dilakukan penjemputan di Asrama Haji," pesan Gubernur Khofifah sambil mengingatkan masyarakat agar disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes).

Sebagai informasi, turut hadir mendampingi Plt. Bupati Nganjuk, Kang Marhaen dalam acara tersebut jajaran Forkopimda Nganjuk. Antara lain Dandim 0810/Nganjuk Letkol. (Inf) Tri Joko Purnomo, S.I.P, Kapolres Nganjuk AKBP Boy J. Situmorang, SH, S.IK, MH dan Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Nganjuk Nophy T. South, SH, MH.

Usai mengikuti rakor tersebut, Plt Bupati Kang Marhaen berpesan agar masyarakat Kota Bayu bisa menerapkan prokes dengan baik. Karena hal itu adalah salah satu upaya mencegah COVID-19 jenis Omicron menyebar. "Selalu waspada, dan terapkan prokes," pesan Kang Marhaen. (Hs/Ys, Sumber : humasnganjukkab)

 

 

Baca Juga :

0 Komentar