Kang Marhaen Dorong Content Creator Ikut Gempur Rokok Ilegal

Gathering Bersama Diskominfo Terkait Sosialisasi Ketentuan di Bidang Cukai

NGANJUK, PING-Plt Bupati Nganjuk DR. Drs. H. Marhaen Djumadi, SE, SH, MM, MBA membuka sosialisasi ketentuan di bidang cukai yang diselenggarakan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Nganjuk, Senin (06/12/2021). Sosialiasai tersebut dikemas dengan gathering bersama para content creator. Sedangkan pesertanya adalah pengelola sosial media (sosmed) pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kantor kecamatan, maupun kantor desa dan kelurahan seluruh Kabupaten Nganjuk.

Dalam sambutannya Plt Bupati Nganjuk Kang Marhaen mengatakan pada era digitalisasi, perlu penguasaan konteks berupa materi dan narasi untuk mengikuti perkembangan. Apalagi dalam rangka pengelolaan sosmed. 

Melalui kegiatan tersebut, Kang Marhaen berharap para pembuat konten ikut mendukung program pemerintah. Yaitu terkait sosialisasi pencegahan dan upaya gempur rokok ilegal.

"Dengan berjalannya program pemerintah terutama di bidang cukai, adalah upaya bersama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Yakni berkaitan dengan kepuasan masyarakat dalam mensosialisasikan pencegahan peredaran rokok illegal," ungkapnya pada kegiatan di Gedung Wanita Nganjuk tersebut.

Untuk diketahui, kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Diskominfo Kabupaten Nganjuk, Slamet Basuki, A.P. Turut hadir Kepala Kantor Bea Cukai Kediri, Sunaryo. Kemudian Kasi Barang Bukti dan Barang Perampasan Kejaksaan Negeri Nganjuk, Dedi Irawan, SH, MKn, MH, serta sejumlah tamu undangan lainnya.


Kepala Diskominfo Slamet Basuki, A.P memberikan arahan kepada pengelola sosmed OPD, kecamatan, maupun desa dan kelurahan.

Sementara itu Kepala Disominfo Kabupaten Nganjuk Slamet Basuki, A.P mengatakan, kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk dukungan dari Kantor Bea Cukai Kediri kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk dalam mensosialisasikan peraturan perundang-undangan di bidang cukai. Atas nama Pemkab Nganjuk, pria yang akrab disapa Slambas itu menyampaikan apresiasinya kepada Kantor Bea Cukai Kediri. Sebab telah mendukung serangkaian kegiatan di Pemkab Nganjuk dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT).


Menurut Slmabas banyak manfaat yang dipetik dari berbagai kegiatan tersebut. Salah satunya tentang Short Movie Competition, yang menjadi salah satu sosialisasi pencegahan rokok ilegal.

"Hal sangat luar biasa. Terbuktk 24 ribu penonton melihat konten film pendek tersebut melalui kanal YouTube. Ini membuktikan bahwa melalui kompetisi film pendek ini, kampaye gempur rokok ilegal lebih efektif daripada sosialisasi tatap muka," tambah Slambas sambil berharap gathering tersebut dapat meningkatkan jumlah informasi dan publikasi di masyarakat, agar aman dan terhindar dari pelanggaran hukum, sekaligus meningkatkan kepercayaan publik. (Hs/Ys)

 

Baca Juga :

0 Komentar